You are here: Bisnis Es Pocong, Bisnis Kuliner Menjanjikan

Es Pocong, Bisnis Kuliner Menjanjikan

PDFCetakEmail

SAAT cuaca panas, pasti kita menginginkan sesuatu yang segar dan nikmat untuk melepas dahaga, misalnya es. Ada beragam es yang bisa dijadikan sebagai alternatif. Tetapi, apakah Anda sudah mencoba Es Pocong? Cobalah mampir di kedai milik Wewen yang terletak di Jalan Siwabessy Buluran, tepatnya, di samping SD 87/IV Kota Jambi. Meski namanya mengandung sesuatu yang mistis, es pocong ini ternyata tidak menyeramkan. Sebaliknya, justru menyegarkan dan cukup membuat perut kenyang. Sebab berbahan dasar bubur sumsum siap saji, pisang kepok yang dikukus, sirup merah, san¬tan kental, dan es batu yang diserut. “Es Pocong ini paling banyak dicari pembeli, mungkin dari namanya orang sudah penasaran dan kepingin nyoba. Dan setelah mencoba memang kebanyakan merasa puas,” ujarnya.

Tidak hanya es pocong saja yang tersedia kedai ini, ada menu es lainnya yaitu Green Goblin (es jeruk limau), Kuntilanak (es Kopyor dan soda susu), Vodoo (mangga Gedong dan soda susu), Kolor Ijo (melon dan soda susu), dan lainnya. Nama-nama minuman es ini sengaja dibuat seram untuk faktor heboh saja. Alasan lainnya, nama dipilih agar sesuai dengan warna minumannya, seperti Sunshine (jeruk soda), Velvet (anggur soda).

Bahkan, ada menu makanan lainnya, yang namanya juga tidak kalah unik dan berbau mistis, seperti  Mendoan Iblis, Jaelangkung, Jenglot, Nasi Tuyul, Kolor Ijo, Hantu Laut dan lain-lain. Untuk Mendoan Iblis, sebenarnya tempe Mendoan biasa, yang di atasnya di beri tambahan telor mata sapi lalu diberi seperti saus untuk steak, ada mayonaise dan saus pedasnya. Memang rasanya jadi agak gado-gado, ada asin, manis, pedas dan pastinya terasa gurih. Nah sekarang coba Jenglotnya, menu Jenglot penampilannya cukup menarik nah isinya sebenarnya irisan kentang yang digoreng kering lalu diberi topping saus daging giling, juga taburan keju parut. Rasanya juga jadi gurih, manis dan asin juga, tapi asinnya ini didapat pada parutan keju di atasnya.

Kedai Wewen yang berdiri awal Februari lalu ini merupakan salah satu cabang dari Es Pocong Depok, bu¬ka mulai pukul 08.00-20.00 WIB.
Usai menikmati menu di kedai ini, pembeli juga dibebaskan mencorat-coret papan yang telah disediakan sang pemilik. “Silahkan tulis apa saja di papan ini, boleh kesan-kesannya atau lainnya,” imbuhnya. Diakui Wewen, untuk bisnis es pocong ini cukup menjanjikan, karena di Jambi baru satu-satunya dan harganya pun terjangkau. "Untuk satu porsi, es pocong ini kita hargai Rp 6.000. Jadi, apa lagi yang ditunggu, silahkan datang ke kedai kami,” tuturnya. (Reporter:Kholistiono)

comments