You are here: Daerah Masyarakat Diajak Untuk Lebih Mengutamakan Kepentingan Pangan

Masyarakat Diajak Untuk Lebih Mengutamakan Kepentingan Pangan

PDFCetakEmail

Kegiatan diskusi terkait masalah ketahanan pangan di Kantor Camat Geragai, Jumat.(F:Ist)JAMBI - Saat ini, tidak sedikit lahan pertanian produktif yang beralih fungsi menjadi lahan perkebunan, seperti karet maupun kelapa sawit. Hal ini menimbulkan masalah tersendiri bagi pemerintah, karena menyangkut dengan masalah ketahanan pangan.

Terkait hal ini, masyarakat, diajak untuk lebih mengutamakan kepentingan orang banyak, dari pada kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan. Ini disampaikan sejumlah pembicara dalam acara diskusi 'Kemandirian Pangan Untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa dalam Kerangka NKRI', yang diadakan oleh Komunitas Pemuda Peduli Jambi (KPPJ), Jumat (1/2), di Kantor Camat Geragai Kabupaten Tanjab Timur.

"Ketahanan nasional atau kemandirian bangsa tidak akan terwujud apabila ketahanan pangan tidak tercukupi. Dibutuhkan pengorbanan dari para petani, untuk bisa mementingkan kepentingan bersama dari pada kepentingan pribadi, terutama dalam hal alih fungsi lahan menjadi perkebunan sawit, untuk mempertahankan ketahanan nasional," jelas Prof. Rozali Abdullah, salah seorang pembicara pada acara diskusi tersebut.

Pembicara lainnya, Elwamendri, yang merupakan dosen pertanian Universitas Jambi, mengatakan beralih fungsinya lahan pertanian merupakan bentuk bergesernya pola pikir masyarakat, yang lebih mengutamakan nilai ekonomi dari pada permasalahan pangan yang semakin hari semakin berkurang.

Elwamendri mencontohkan di Kabupaten Kerinci, dimana lahan pertanian mulai berubah fungsi menjadi lokasi permukiman. Kemudian di daerah lainnya, Elwandri mengatakan tidak sedikit lahan pertanian yang berubah fungsi menjadi lahan perkebunan.

"Pergeseran nilai inilah yang menyebabkannya pangan menjadi berkurang dan negara harus mengimpor kebutuhan dari luar negeri, dalam rangka memenuhi kebutuhan dalam negeri. Apabila ini tidak diperhatikan, bisa menjadi ancaman bagi petani sendiri dan masyarakat," bebernya.

Reporter : Ikbal Ferdiyal

 

comments