You are here: Daerah Motor Mahasiswa Unja Ditabrak Mobil Kapolsek

Motor Mahasiswa Unja Ditabrak Mobil Kapolsek

PDFCetakEmail

IlustrasiMUARABULIAN – Mahasiswa Jurusan Porkes Universitas Jambi (Unja), G Saputra (20) mengalami tabrakan di Jalan lintas Jambi – Muarabulian, Desa Rantau Puri, Kecamatan Muarabulian, Kabupaten Batanghari, kemarin pagi. Sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil yang dikendarai Kapolsek Kapolsek Muarabulian, AKP Wahyu Priyadi.

Kapolres Batanghari, AKBP Robert Antoni Sormin, mengatakan, tabrakan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. G Saputra waktu itu hendak kuliah ke kampus Unja Mendalo dengan menggunakan kendaraan sepeda motor Zupiter Z bernomor polisi BH 1170 MG. Tiba di Desa Rantau Puri, motor yang kendarai G Saputra secara tidak sengaja bertabrakan dengan mobil Avanza warna hitam dengan nomor plat BH 1170 MG. Mobil itu dikendarai Kapolsek Muarabulian, AKP Wahyu Priayadi dari arah Jambi menuju Muarabulian.

“Waktu itu Pak Kapolsek mencoba memotong mobil yang ada di depannya. Usahanya malah berujung bertabrakan dengan pengendara sepeda motor,” kata Robert Antoni Sormin, kemarin. Dikatakan Kapolres, dalam peristiwa ini korban G Saputra mengalami luka pada bagian rahang kanan serta dari bagian telinga mengeluarkan darah. korban sempat dibawa ke rumah sakit HAMBA Muarabulian untuk pertolongan pertama kemudian dirujuk ke Rumah Sakit DKT Jambi. Sementara, Kapolsek Muarabulian tidak mengalami luka dalam peristiwa ini.

“Korban dirujuk ke DKT karena keluarga meminta supaya anaknya di CT Scan. Korban lalu kami antar ke DKT Jambi,” sebutnya. Diceritakan Kapolres, begitu mendapat kabar Kapolsek Muarabulian mengalami kecelakaan, dia bersama anggota turun langsung ke TKP. Korban yang mengalami luka diberi pertolongan. “Saya langsung turun ke TKP. saya juga sudah menemui pihak keluarga untuk menyampaikan rasa prihatin dan komitmen untuk bertanggung jawab,” jelasnya.

Bagaimana dengan status hukum Kapolsek Muarabulian? Kapolres belum bisa menjelaskan. Menurutnya, yang jelas, bagian Propam dan Unit Laka masih melakukan pemeriksaan terhadap AKP Wahyu Priyadi. “Dia masih diperiksa, apa hasilnya belum tahu,” kata Robert Antoni. Dijelaskan Kapolres, status Kapolsek akan ditentukan melalui hasil pemeriksaan. Jika dalam pemeriksaan yang bersangkutan terindikasi melanggar hukum, maka akan diproses sesuai aturan yang berlaku. (Reporter:Junaidi)

comments