You are here: Daerah Masalah Tapal Batas Antar Dua Desa Dibahas

Masalah Tapal Batas Antar Dua Desa Dibahas

PDFCetakEmail

MUARABULIAN- Polsek Bajubang bekerjasama dengan Polsek Mestong Kabupaten Muarojambi, Senin (11/6), mengadakan giat Forum Group Discussion (FGD) di Balai Desa Tanjungpauh Km 39. FGD yang digelar sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.30 WIB mendiskusikan tentang perbatasan antara Desa Penerokan kabupaten Batanghari dengan Desa Tanjungpauh Km 39 kabupaten Muarojambi.

FGD dengan narasumber dari Kabiro Pemprov Jambi, Kapem  Batanghari, Kapem Muarojambi, dan BPN Muarojambi. Turut hadir pada FGD tersebut Camat Bajubang, Camat Mestong serta Kades setempat dan tokoh masyarakat. Kabag Ops Polres Batanghari Kompol Trisno Eko  mengatakan, dengan diadakannya FGD tersebut diharapkan tapal batas antara kedua desa bisa diselesaikan. "Mudah-mudahan semua bisa diselesaikan. Dengan adanya kerjasama antara dua Polsek kemarin, masyarakat yang hadir saat itu bisa berpikir jernih dan mau bekerjasama dengan pihak kepolisian dan pihak kabupaten," terangnya.

Ditambahkannnya, dalam diskusi penyelesaian perbatasan antara kedua desa kemarin berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun. Bahkan kedua belah pihak sangat
setuju kepada pihak instansi terkait untuk menyelesaikan kasus tapal batas tersebut.

"Untuk pembahasan selanjutnya, diserahkan kepada kedua kabupaten. Warga yang hadir saat itu  hanya berharap agar permasalahan bisa diselesaikan secepat mungkin," tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Bajubang AKP Suhadi Sutan, saat dikonfirmasi via ponselnya mengatakan, masalah perbatasan antara kedua desa sangat alot. Pasalnya, warga Desa Penerokan mengacu pada Permendagri tentang pembentukan Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Muarojambi. Warga bersikeras batas desa tetap seperti sekarang ini.

Sedangkan Warga Desa Tanjungpauh Km 39 Kabupaten Muarojambi menginginkan batas desa mereka masih masuk dalam Desa Penerokan, artinya dari Gapura jaraknya sekitar 2 Km. "Ini yang harus kita pahami, kedua warga masih bersikeras mempertahankan haknya. Namun demikian, saya yakin masalah ini akan bisa diselesaikan,"ungkap Kapolsek Bajubang. (Reporter:Junaidi)

comments