You are here: Daerah Pasca Lebaran, Pasien Membludak

Pasca Lebaran, Pasien Membludak

PDFCetakEmail

PENUH: Rumah Sakit Umum Daerah Mayjen A Thalib pasca Lebaran kebanjiran pasien. Kondisi ini membuat semua ruangan penuh, sehingga ada pasien yang dipindahkan ke rumah sakit lain.(F:Averman)KERINCI – Pasca Lebaran, pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Mayjen A Thalib Kerinci membludak. Kondisi ini membuat pihak rumah sakit kewalahan, karena ruangan untuk pasien sempat penuh dan tidak ada tempat bagi pasien baru.

Hal ini diungkapkan Arisman, salah satu warga Sebukar, Kecamatan Sitinjau Laut Kabupaten Kerinci, kepada harian ini kemarin. Menurut dia, saat dirinya membawa salah satu anggota keluarganya ke rumah sakit, sempat tidak mendapatkan ruangan, karena semua penuh. “Iya, memang saat ini pasien sedang banyak sakali. Kami bawa keluarga ke kesini, namun ruangan khusus penyakit tersebut penuh, kemudian dialihkan keruangan lain,” beber Arisman.

Tidak hanya itu, katanya, beberapa pasien lainnya yang hendak masuk ke RSUD pada Kamis kemarin banyak yang ditolak, karena semua ruangan telah penuh. “Banyak pasien yang ditolak, dialihkan kerumah sakit lain,” ujarnya. Sementara itu, salah satu dokter di RSUD Mayjen HA. Thalib Kerinci, dr Ikhwan, dikonfirmasi oleh harian ini membenarkan saat ini jumlah pasien di RSUD MHAT tengah membludak. Ia mengatakan, saat ini hampir semua zal RSUD telah dipenuhi pasien. Terutama penyakit dalam, kebidanan, dan juga bedah.

“Iya, memang sudah menjadi kebiasan, setiap Lebaran pasien kita selalu membludak, terutama penyakit dalam dan kebidanan. Kemarin saja sudah penuh, ditambah lagi pasien bedah akibat kecelakaan, namun korban laka ini tidak terlalu banyak,” ujarnya. Ia juga mengatakan, membludaknya pasien di RSUD ini karena jumlah rumah sakit di Kerinci dan Sungaipenuh sangat sedikit. Yakni RS DKT dan RSUD Mayjen HA Thalib.

“Jumlah RS sakitnya sedikit, ditambah lagi jumlah penduduk kita banyak, sementara kapasitas rumah sakit sangat sedikit,” sebutnya. Selain itu katanya, selama Lebaran biasanya banyak warga yang mengalami kecapean, serta pengaruh terlalu banyak mengkonsumsi daging, sehingga efeknya kepada penyakit dalam. “Pasien kebidanan dan ingin melahirkan biasanya juga banyak setelah Lebaran,” ungkapnya. Sementara itu, Direktur RSUD MHA.Thalib Kerinci, dr Arman Pangabean SPM saat dihubungi wartawan melalui telphon membenarkan membludaknya pasien, bahkan pihaknya tidak untuk mampu menampung sejumlah pasien. “Sebelumnya dalam bulan Ramadan pasien tidak begitu membludak, namun setelah pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri, pasien membludak, sehingga kita tidak mampu menampung, karena semua ruangan pasien penuh,” ujar Arman. (Reporter:Averman)

 

comments