You are here: Home Pendidikan Latih Anak Kreatif Sejak Dini

Latih Anak Kreatif Sejak Dini

PDFCetakEmail

Anak-anak SD Al Fath sedang melukis ember bekas cat.(F:Kholis)JAMBI–Untuk mengoptimalkan pendidikan dan melatih anak kreatif, tidak harus dalam bidang akademik saja,  namun dalam bidang non akademik juga tidak bisa diabaikan. Salah satunya dengan mengajarkan siswa membuat kerajinan tangan. Kerajinan tangan yang dimaksud yaitu, memanfaatkan benda-benda bekas yang tidak berguna untuk dibuat sesuatu yang bisa dimanfaatkan. Contohnya seperti kertas koran dibuat bingkai foto, kaleng bekas cat untuk pot bunga dan lain sebagainya.

Menurut Fenti Resmiaty, Kepala SD Alam Al Fath, dengan mengajarkan siswa membuat kerajinan tangan, nantinya bisa membentuk kepripadian siswa untuk selalu kreatif dan mandiri. “Dengan mengajarkan anak-anak membuat kerajinan tangan, anak akan termotivasi untuk membuat suatu karya, yang bisa dimanfatkan orang banyak,” ungkapnya. Ia katakan, di lingkungan sekitar sekolah, banyak barang-barang bekas yang hanya menjadi sampah saja,  Padahal, jika diolah dengan baik, barang tidak bermanfaat tersebut, memiliki nilai jual dan nilai seni tinggi.

Untuk itu, jika siswa diajarkan sejak dini, kemungkinan besar, bisa menjadi penggagas untuk memanfaatkan barang tidak berguna, menjadi barang serba guna. Saat ini, kerajinan tangan yang sudah diajarkan kepada siswa antara lain, membuat hiasan dinding dari gelas plastik, dari minuman air mineral ataupun dari kertas koran. Dia mencontohkan, dengan bahan gelas plastik dari minuman air mineral, tidak memerlukan biaya yang mahal, hanya mencari di lingkungan sekitar. “Banyak sekali hiasan-hiasan dinding di kelas ini hasil dari kreatifitas siswa sendiri. Sehingga, kelas bisa menjadi indah dan bertambah meriah,” tambahnya.

Ia katakan, kerajinan tangan tersebut, termasuk dari salah satu pelajaran Ketrampilan Kelas (KTK), yang juga mempengaruhi nilai  siswa. “Kalau ada nilainya kan, siswa juga semangat,” tambahnya. Ia katakan, beberapa waktu lalu hasil kreatifitas siswa berupa tong sampah dari barang bekas, yakni ember cat yang sudah diberikan corak lukisan siswa diberikan kepada para pedagang yang ada di tempat wisata Tanggo Rajo. Pemberian tong sampah kepada pedagang tersebut, juga sebagai upaya untuk menanamkan kepada anak jik barang bekas yang diolah secara kreatif bisa dimanfaatkan orang banyak yang lokasinya diakses masyarakat umum. Tidak hanya itu, hal tersebut juga sebagai upaya, menyalurkan kreatifitas siswa, seperti melukis, dengan menggunkan media yang berbeda, yakni ember bekas. Ke depannya, pihaknya akan terus memberikan pendidikan yang bersentuhan dengan alam secara langsung, karena alam merupakan sekolah yang mampu memberikan nilai-nilai pendidikan yang tak terhingga. (Reporter:Kholistiono)

comments