You are here: Home Pendidikan Kreatif Memanfaatkan Barang Bekas

Kreatif Memanfaatkan Barang Bekas

PDFCetakEmail

Murid-murid SD 150 Kota Jambi sedang berada di ruang hasil kreatifitas siswa dari barang bekas.(F:Kholis)JAMBI -  Untuk mengoptimalkan pendidikan dan melatih anak kreatif, tidak harus dalam bidang akademik saja,  namun dalam bidang non akademik juga tidak bisa diabaikan. Salah satunya dengan mengajarkan siswa membuat kerajinan tangan. Kerajinan tangan yang dimaksud yaitu, memanfaatkan benda-benda bekas yang tidak berguna untuk dibuat sesuatu yang bisa dimanfaatkan.

Contohnya seperti kertas koran dibuat bingkai foto, kaleng bekas cat untuk pot bunga, kotak bekas roti yang dimanfaatkan menjadi tempat tisu dan lain sebagainya.
Menurut Ngatiah,  Kepala SDN 150/IV Kota Jambi, dengan mengajarkan siswa membuat kerajinan tangan, nantinya bisa membentuk kepripadian siswa untuk selalu kreatif dan mandiri. “Dengan mengajarkan anak-anak membuat kerajinan tangan, anak akan termotivasi untuk membuat suatu karya, yang bisa dimanfatkan orang banyak,” ungkapnya. Ia katakan, di lingkungan sekitar sekolah, banyak barang-barang bekas yang hanya menjadi sampah saja,  Padahal, jika diolah dengan baik, barang tidak bermanfaat tersebut, memiliki nilai jual dan nilai seni tinggi.

Untuk itu, jika siswa diajarkan sejak dini, kemungkinan besar, bisa menjadi penggagas untuk memanfaatkan barang tidak berguna, menjadi barang serba guna. Saat ini, kerajinan tangan yang sudah diajarkan kepada siswa antara lain, membuat hiasan dinding dari gelas plastik, dari minuman air mineral ataupun dari kertas koran.
Dia mencontohkan, dengan bahan gelas plastik dari minuman air mineral, tidak memerlukan biaya yang mahal, hanya mencari di lingkungan sekitar. “Banyak sekali hiasan-hiasan dinding di kelas ini hasil dari kreatifitas siswa sendiri. Sehingga, kelas bisa menjadi indah dan bertambah meriah,” tambahnya.

Ia katakan, kerajinan tangan tersebut, termasuk dari salah satu pelajaran Ketrampilan Kelas (KTK), yang juga mempengaruhi nilai  siswa. “Kalau ada nilainya kan, siswa juga semangat,” tambahnya.

Ia katakan, beberapa waktu lalu hasil kreatifitas siswa yang dipamerkan mendapatkan perhatian dari pengunjung, sehingga tak jarang pengunjung yang membeli hasil karya siswa tersebut. Hasil dari kreatifitas siswa tersebut, juga dikumpulkan dalam satu ruangan  yang khusus untuk menampung beragam kreasi siswa yang terbuat dari barang bekas. Dimana dalam ruangan tersebut juga dicantumkan tulisan pemanfaatan barang bekas ala siswa SDN 150.Pemanfaatan barang bekas ini, menurutnya juga melatih siswa untuk bisa menjaga kebersihan dan peduli terhadap lingkungan sejak dini. Karena menurutnya, mengajarkan anak untuk peduli terhadap lingkungan tidak hanya sekedar teori tapi tindakan nyata. Bahkan, berkat usaha untuk menanamkan kepedulian terhadap siswa, beberapa waktu lalu, SDN 150/IV Kota Jambi mendapatkan predikat juara sekolah Adiwiyata. (Reporter: Kholis)

comments