You are here: Home Pendidikan Materi Budi Pekerti dan Kedisplinan Dalam Orientasi Sekolah

Materi Budi Pekerti dan Kedisplinan Dalam Orientasi Sekolah

PDFCetakEmail

JAMBI – Merupakan agenda rutin tahunan, bagi sekolah-sekolah mengadakan Orientasi Siswa (MOS), dalam rangka menyambut kedatangan siswa baru. Dengan segala bentuk acara dan kegiatan dipersiapkan pihak sekolah, yang bekerjasama dengan pengurus OSIS, untuk menyambut siswa baru sekaligus memperkenalkan lingkungan sekolah.

Dalam pelaksanaan MOS setiap siswa baru terlihat mengenakan berbagai atribut yang lucu, diantaranya, kalung petai, topi dari kertas karton, balon, tali plastik , kalung permen, kaus kaki warna-warni dan lain sebagainya.

Seperti halnya yang dilakukan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Laboratorium Fakultas Tarbiyah IAIN Sultan Thaha Syaifuddin Jambi, MOS merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan yang wajib dilaksanakan, sebagai upaya melatih mental siswa untuk memasuki lingkugan sekolah baru.

Kepala Mts Laboratorium, Hasanuddin, mengatakan, kegiatan MOS memiliki tujuan mendidik siswa. Baik kedisiplinan, mental maupun pengenalan lingkungan sekolah.
“Dalam kegiatan MOS ini,  siswa baru dibimbing dan diberi arahan oleh guru maupun kakak kelas, sebelum dimualinya kegiatan belajar mengajar. Sehingga, nantinya tidak canggung lagi,” ungkapnya.

Ia katakan, dengan adanya kegiatan MOS ini, pembentukan karakter siswa seperti kedisiplinan, di upayakan dapat terbentuk sejak dini. Sehingga, nantinya dapat menunjang prestasi siswa di sekolah.

Untuk itu, materi yang diberikan dalam kegiatan MOS di MTs Laboratorium Jambi, mengutamakan penanaman nilai-nilai kedisiplinan serta penanaman karakter budi pekerti.
Hal ini dapat dilakukan dari hal-hal kecil, seperti kedisiplinan waktu, yakni datang sesuai dengan waktu yang ditentukan, disiplin berpakaian seperti mengenakan atribut atau seragam yang ditentukan panitia MOS, dan lain sebagainya.

“Kalau untuk atribut, kami upayakan yang dapat dijangkau dan mudah dicari oleh siswa. Seperti balon, tali plastik, kardus maupun permen. Kan semuanya mudah didapat dan harganyapun tidak mahal,” terangnya. (Reporter: Kholis)

comments

Related news items:
Newer news items: