You are here: Metro Truk Batubara Mogok Sebabkan Kemacetan

Truk Batubara Mogok Sebabkan Kemacetan

PDFCetakEmail

Lalu lintas di Jalan Patimura macet gara-gara truk batubara mogok.(F:Hardiyansyah)JAMBI - Kemacetan jalan kembali terjadi di Kota Jambi, kemarin, tepatnya di ruas jalan Pattimura, tidak jauh dari menara RCTI. Dan lagi-lagi kemacetan ini disebabkan truk batubara yang melintasi jalan dalam Kota Jambi, dimana sebuah truk batubara yang bermuatan penuh mogok di jalan Pattimura tepatnya dekat jembatan depan swalayan Fresco.


Truk tersebut mogok tepat di tengah jalan, sekitar 10 meter sebelum jembatan dari arah Simpang Rimbo. Karena kondisi jalan yang  rusak di ujung jembatan dan truk batubara yang mogok di tengah jalan, tak ayal lagi membuat kemacetan di ruas jalan tersebut. Berdasarkan pantauan koran ini di lapangan sekitar pukul 16.30 kemacetan terjadi sejak gerbang Rumah Sakit Jiwa (RSJ) hingga ke arah pemancar RCTI kendaraan terpaksa antrean satu persatu untuk melintas. Truk merah bermuatan penuh batubara tersebut terkunci namun lampu pengamannya tetap hidup.

Kondisi ini tentu saja menjadi keluhan para pengguna jalan terutama pengendara roda dua karena saat itu baru habis hujan dan masih ada sedikit rintik-rintik.
“Maunya cepat hindari basah, malahan jadi basah ni, gara-gara macet,” ungkap Yan salah seorang pengendara motor. Dia mengatakan harus sedikit nekat untuk bisa terus melaju dengan cara mendahului kendaraan roda empat yang terjebak macet, dengan cara lewat pinggir jalan. “Kalau tidak nekat seperti ini mungkin sampai truk jalan baru bebas, tapi harus hati-hati jalan di depan rusak,” tukasnya.

Para pengendara roda empat pun tak kurang mengeluhnya, karena mereka yang paling merasakannya meskipun tidak terkena hujan. Namun mereka harus satu persatu untuk bisa lewat. “Katanya truk batubara tak boleh lewat kota lagi, tapi ini masih juga lewat kota, ginilah jadinya,” ucap seorang sopir angkot sambil menggerutu terjebak macet. Menurut Amir, warga sekitar kemacetan terjadi sekitar pukul 15.00 saat hujan mulai reda, “Mungkin sekitar jam tiga tadi mulai macetnya, waktu habis hujan lebat,” ucap Amir.

Dia mengatakan truk batubara selalu menyebabkan permasalahan, dikatakannya beberapa hari yang lalu ada truk batubara yang terbalik dan truk tersebut menggunakan jalur yang bukan merupakan jalurnya. Sebagaimana diketahui pemerintah menetapkan sejak 1 Mei 2012 truk batubara tidak boleh lagi melintas jalan dalam Kota Jambi. Namun aturan yang dibuat pemerintah tersebut dianggap angin lalu oleh para sopir truk batubara, ini dibuktikan dengan masih banyaknya truk batubara yang lewat jalan kota. Bahkan kendaraan tersebut melenggang dengan seenaknya saja tanpa ada hambatan untuk melewati jalan kota Jambi. (Reporter:Amril Hidayat)

 

comments