You are here: Metro Perusahaan Wajib Bayar THR Paling Lama H-7

Perusahaan Wajib Bayar THR Paling Lama H-7

PDFCetakEmail

JAMBI –  Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigasi (Dinsosnakertrans) akhirnya menetapkan pembayaran tunjangan hari raya (THR) tahun ini. Kepala Dinsosnakertrans Provinsi Jambi, Haris AB mengatakan pihaknya menetapkan THR paling lama dibayarkan H-7 Idul Fitri. “Paling lambat, perusahaan wajib membayar THR kepada karyawannya pada H-7 Idul Fitri. Kita surati perusahaan dan akan lakukan pengawasan,” kata Haris AB ketika dikonfirmasi wartawan, kemarin.

Menurutnya, semua perusahaan harus wajib memberikan THR kepada pegawainya. Karena sudah ada dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Dia memperkirakan, pada tahun ini, sekitar 2300 perusahaan yang harus memberikan THR kepada pegawainya. “Yang pasti diatas 2000,” ujarnya kepada harian ini. Berdasarkan pengalaman Tahun 2011 lalu, hampir  99 persen perusahaan memberikan THR. “Kita mengharapakan pada tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya,” pungkasnya lagi. 

Sebab, pemberian THR itu merupakan kebiasaan perusahaan kepada pegawainya. Hanya saja terkadang, pegawai sering gelisah sebelum mendapatkan adanya pemberian THR itu Didalam Perjanjian Kerja Bersama itu berbunyi, setiap hari besar islam dan lainnya, perusahaan wajib membantu kesejahteraan pegawai dalam bentuk THR. “Jadi, dengan ada PKB itu, pemerintah tidak susah susah lagi menghabiskan uang pemerintah untuk memberikan THR,” pungkasnya.  “PKB itukan perjanjian Kerja Bersama, antara buruh dengan manajer atau dengan pemilik perusahaan yang disaksikan oleh pihak pemerintah,” pungkasnya.

Dalam masalah ini, diakuinya, pemerintah  telah melaksanakan rapat. “Tiga hari sebelum puasa kita sudah rapat,” ujarnya. Dalam rapat tersebut juga sudah ada kesepakatan. Disnakertrans Provini Jambi telah menginstruksikan kepada dinas Kabupaten untuk segera memantau bersama Dinsosnakertrans Provinsi Jambi. “Saya sudah menurunkan tim berkenaan puasa, ditambah dengan H-15 pembangunan posko THR,” kata dia lagi. Sebelumnya, Dinsosnaker Kota Jambi memastikan akan menyurati perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Jambi. Disampaikan Kepala Dinas Sosnaker Kota Jambi, Kaspul, pihaknya masih menunggu surat Pemerintah Propinsi (Pemprov) untuk menyurati masing-masing perusahaan. “Kalau kapan kita surati bisa minggu pertama ini, bisa pertengahan puasa nanti,” ungkap Kaspul.

Dia mengatakan menyurati perusahaan untuk mengingatkan pemberian THR merupakan hal yang rutin dilakukan pihaknya di bulan puasa. Dijelaskannya, surat dikirim ke semua perusahaan yang ada di Kota Jambi, meminta mereka membayar THR karyawan sesuai dengan aturan, karena wajib bagi perusahaan memberikan THR kepada karyawannya. “THR itu, merupakan kewajiban perusahaan yang merupakan hak pekerja,” katanya. Sedangkan mengenai besaraan THR yang diberikan kepada karyawan, ada aturan yang mengaturnya mulai dari lama masa kerja dan aturan lainnya. Namun salah satu pertimbangan perusahaan mengenai besaran THR yang diberikan adalah kemampuan perusahaan itu sendiri, karena tak mungkin perusahaan yang dalam kondisi bangkrut bisa memberikan THR penuh kepada karyawannya. (Reporter:Anton)

comments