You are here: Politik Di Tebo, PBB, PDP, PPN, dan PPRN Tidak Lolos Verifikasi Faktual

Di Tebo, PBB, PDP, PPN, dan PPRN Tidak Lolos Verifikasi Faktual

PDFCetakEmail

IlustrasiMUARA TEBO - Dari  15 partai politik yang diverifikasi faktual di Kabupaten Tebo, 4 diantaranya dinyatakan tidak lolos. Menurut anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tebo, Gaman Sakti, keempat partai tersebut adala Partai Bintang Bulan (PBB), Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Partai Persatuan Nasional (PPN), dan Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN).

Menurut Gaman,  setelah diverifikasi tidak hanya kelengkapan parpol saja yang tidak faktual, bahkan ada ketua parpol yang tidak faktual saat diverifikasi. “Ironisnya ada parpol yang ketuanya sendiri tidak faktual saat diverifikasi. Itu yang terjadi di Partai Bulan Bintang (PBB),” ucapnya.

“Keempat partai tersebut dinyatakan tidak memenuhi empat unsur verifikasi faktual sebagaimana yang telah ditetapkan yakni Kartu Tanda Anggota (KTA), kepengurusan, alamat parpol atau kantor, keterwakilan perempuan dan SK,” katanya.

Untuk PBB sendiri, kata Gaman, dari hasil verifikasi kemarin yang tidak memenuhi syarat adalah kepengurusan, mulai dari ketua dan bendahara. Selain itu kepemilikan kantor serta keangggotaan. Selanjutnya PDP, yakni keterwakilan perempuan dan keanggotaan, kemudian PPN dan PPRN yang tidak memenuhi syarat yakni kepengurusan partai mulai dari ketua, sekretaris dan bendahara.

Sebenarnya, kata dia, ada 16 Parpol yang dokumen verifikasi faktualnya dikirimkan oleh KPU ke KPU Tebo. Namun dari 16 tersebut, hanya ada 15 parpol di Tebo, kecuali PKPI. Dari 15 parpol tersebut hanya 11 yang dinyatakan memenuhi syarat, yakni, Golkar, PAN, PDIP, Demokrat, PKS, Hanura, Gerindra, Nasdem, Nasrep, PKB dan PKPB.

“Itu yang dinyatakan memenuhi syarat faktual bukan memenuhi syarat kelulusan sebagai parpol peserta pemilu, karena yang menentukan kelulusan sebagai parpol peserta pemilu hanya KPU. Bisa saja yang tidak memenuhi syarat di Tebo, mereka memenuhi syarat di tingkat provinsi,” jelasnya. (pm12)

comments

Related news items:
Newer news items: