You are here: Politik Pemilu Seberang Gagal Digelar

Pemilu Seberang Gagal Digelar

PDFCetakEmail

Sembilan kandidat sebagai calon walikota dari seberang Kota Jambi.(F;dok)JAMBI - Pemilu khusus masyarakat Seberang Kota Jambi untuk memilih bakal calon walikota yang bakal diusung dan didukung, terancam gagal dilaksanakan. Sebab, hingga kini belum ada kesepakatan para tokoh masyarakat siapa yang bakal mereka usung nantinya. Abdul Somad, salah satu inisiator pelaksanaan pemilu Seberang mengaku  tidak tahu perkembangan dari para tokoh masyarakat.

Apalagi, beberapa waktu lalu, Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA) dikabarkan pernah memanggil H Zubaidi, salah satu tokoh seberang yang ikut mencalonkan diri sebagai calon walikota Jambi.  "Namun, setelah itu, dikabarkan lagi Gubernur juga memanggil Asnawi AB agar maju berdampingan dengan Effendi Hatta," katanya.

Dirinya akan kembali melemparkan wacana jika dalam satu bulan tidak ada perkembangan. "Saya lihat dalam satu bulan ini nanti, kalau diam-diam saja, saya akan buka gebrakan lagi," terangnya. Sementara itu, H Umar, Ketua Forum Masyarakat Jambi Seberang Kota membantah jika keinginan untuk menyatukan suara dari masyarakat seberang belum ada hasil dari para tokoh masyarakat seberang. Dikatakannya, hasil kesepakatan tokoh masyarakat seberang di 11 kelurahan, telah memilih H Zubaidi sebagai calon dari Seberang.

"Jadi, hasilnya sudah ada yaitu Pak Zubaidi," kata Umar. Bagaimana dengan nama Zubaidi yang telah dipanggil oleh HBA untuk mendampingi Effendi Hatta dari partai Demokrat? Dia mengatakan, Senin pekan lalu, sudah menghadap gubernur Jambi. "Alhamdulillah, sinyal dari HBA ada untuk Pak Zubaidi untuk maju, melalui jalur independen," jelasnya. "Sedangkan mengenai pemanggilan terhadap Asnawi, gubernur mengaku ada. Tapi, sampai saat ini, Partai Demokrat belum memutuskan siapa yang akan dicalonkan nanti. Apakah Effendi Hatta, Zainal Abidin atau Nur Muhammad Agus yang merupakan  adik gubernur," sambungnya.

Disinggung alasan memilih Zubaidi, dia menerangkan, sebelum disepakati memilih Zubaidi, dirinya selaku ketua sudah mengumpulkan para tokoh masyarakat yang namanya disebut maju. Akan tetapi, dalam pertemuan itu, berbagai alasan dari para tokoh tersebut menolak. Ada yang tidak siap dan berbagai alasan lainnya. "Yang jelas, menunjukan ini melalui proses," terangnya. Meskipun masyarakat Seberang banyak yang terlibat dalam partai politik dan memiliki jago masing-masing. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan niatnya untuk optimis dalam mengusung Zubaidi.  "Itu biasa, mereka masuk partai, tentu memiliki kepentingan. Apakah kepentingan pribadi atau kepentingan kelompok. Tapi, organisasi kita ini semata-mata untuk kepentingan kelompok," tukasnya. (Reporter:Zamani)

 

comments