dunia

Araghchi: Tuntutan AS yang Berlebihan Penyebab Kegagalan Negosiasi Iran-AS

Selasa, 14 April 2026 | 14:52 WIB
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. (Ist)

 

METROJAMBI.COM – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyebut kegagalan negosiasi Iran-AS disebabkan oleh tuntutan berlebihan dan sikap tidak konsisten Washington.

Iran-AS telah melakukan perundingan di Islamabad Sabtu (11/4/2026) yang dimediasi oleh Pakistan.

Dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot, Araghchi menjelaskan bahwa meski Iran memiliki ketidakpercayaan mutlak terhadap Amerika.

Baca Juga: Presiden Iran Memperingatkan, Ancaman ke Selat Hormuz adalah Ancaman Bagi Perdagangan Dunia

Delegasi Iran tetap masuk ke meja perundingan dengan sikap bertanggung jawab dan itikad baik.

Ia menegaskan bahwa sejumlah kemajuan sempat dicapai, namun tuntutan berlebihan dan perubahan sikap yang terus-menerus dari pihak AS menggagalkan kesepakatan.

Diplomat senior Prancis menegaskan dukungan negaranya terhadap pendekatan diplomasi untuk mengakhiri perang, dan berharap dialog berkelanjutan dapat menghasilkan kesepakatan final.

Baca Juga: VIRAL! 16 Mahasiswa FH UI Terseret Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat

Ketegangan antara Iran dan AS meningkat sejak 28 Februari, setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei dan beberapa komandan militer.

Menyusul peristiwa itu, AS dan Israel melancarkan kampanye militer besar-besaran terhadap Iran.

Sebagai balasan, Angkatan Bersenjata Iran melakukan serangan selama 40 hari, menargetkan instalasi militer AS dan Israel. Serangan tersebut menimbulkan kerusakan besar dan memperpanjang konflik.

Baca Juga: Prabowo Sudah Sahkan Perpres 79 Tahun 2025, Segini Nominal Gaji Pensiunan Mei 2026

Untuk meredakan ketegangan, gencatan senjata dua pekan dimediasi pada 8 April, membuka jalan bagi perundingan di Islamabad.

Halaman:

Tags

Terkini