Polresta Jambi Tangkap Anggota Geng Motor Pembacok Anggota Perguruan Silat

- Senin, 5 Desember 2022 | 21:10 WIB
Empat orang anggota geng motor diamankan Tim Macan Satreskrim Polresta Jambi terkait kasus pembacokan terhadap anggota perguruan silat
Empat orang anggota geng motor diamankan Tim Macan Satreskrim Polresta Jambi terkait kasus pembacokan terhadap anggota perguruan silat

JAMBI - Tim Macan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Jambi menangkap empat orang anggota geng motor yang telah melakukan pembacokan terhadap anggota perguruan di kawasan Telanaipura, Kota Jambi, pada Kamis (24/11/2022) lalu.

Keempat anggota geng motor tersebut yakni Rio Angga Pratama (22) warga RT 09 Kelurahan Kenalibesar, Kecamatan Alambarajo, Kota Jambi, dan Sudirman (22) warga RT 37 Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.

Dua orang lainnya berinisial RG (17) dan APD (16), warga Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muarojambi.

Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Afrito M Macan mengatakan, pada saat kejadian kornan dan empat orang rekannya tengah berada di samping kampus Universitas Muhammadiyah Jambi karena motornya mogok.

"Tiba-tiba para pelaku melintas didepan korban. Kemudian pelaku turun dari sepeda motornya sambil memarahi korban dengan alasan malam-malam membawa perempuan," kata Afrito kepada wartawan, Senin (5/12).

Kemudian, salah satu pelaku menampar korban dan pelaku lainnya membacok korban. Akibatnya, korban mengalami luka robek pada jati tangan kiri serta luka robek di pergelangan tangan kanan.

Dari hasil penyelidikan, Tim Macan Satreskrim Polresta Jambi memperoleh identitas pelaku. Akhirnya pada Rabu (30/11) sore Rio berhasil ditangkap di salah satu rumah kos yang berada di Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

"Hasil pengembangan, tiga orang pelaku lainnya juga berhasil kita tangkap," ujar Afrito.

Selain pelaku, pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Mio M3 sebagai sarana, sepeda motor Honda Vario, satu buah senjata gangang senjata tajam jenis parang ditemukan di lokasi, dan satu bilah celurit besar.

"Atas perbuatannya pelaku disangkakan Pasal 170 KUHP tentang dugaan tindak pidana pengeroyokan dengan ancaman selama-lamanya tujuh tahun. Untuk yang di bawah umur diterapkan peradilan anak," pungkas Afrito.

Editor: Administrator

Terkini