Sekeluarga Tewas, Mantan Kepala SDI Al Falah Jambi Kecelakaan di Bungo

- Senin, 25 Oktober 2021 | 07:47 WIB

 MUARABUNGO - Keluarga besar Yayasan Al Falah Jambi berduka. Mantan Kepala SDI Al Falah Hj Musnelly Kasim (67) kecelakaan dan meninggal di Jalan Lintas Sumatera, Bungo, Minggu (24/10) dinihari.

Tak hanya Musnelly, empat anggota keluarganya juga tewas dalam kecelakaan maut di Dusun Embacang Gedang, Tanah Sepenggal Lintas, itu. Informasi yang dihimpun Metro Jambi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.45 WIB.

Diketahui, empat orang tewas di tempat, sementara seorang lainnya mengembuskan napas terakhir di klinik terdekat.

Di malam nahas itu, Kijang LGX BH 1997 LD yang dikemudikan Riko Nasko (36), warga Jalan Pangeran Antasari,Talangbanjar, Jambi Timur, melaju dari arah Bungo menuju batas Sumatera Barat. Musnelly dan anggota keluarga lainnya berada di dalam kendaraan ini.

Di lokasi kejadian, persisnya di Kilometer 17, mobil mengambil jalur kanan untuk memotong kendaraan lain di depannya. Seperti lazimnya berkendara di jalan lintas, laju kendaraan terbilang kencang.

Namun, dari arah berlawanan muncul Mitsubishi Diesel BA 8509 EU yang dikemudikan Padri Hendra (39) --juga melaju kencang. Kecelakaan tak terelakkan. Warga mendengar dentuman keras di malam buta nan sepi tersebut.

Saat melakukan pertolongan, warga menemukan kondisi mobil LGX yang ringsek dan rusak berat. Banyak penumpang terjepit dan tak berdaya. Belakangan diketahui, empat orang sudah tak bernyawa.

Satu orang dilarikan ke klinik terdekat, namun juga tak bisa diselamatkan. Informasi didapat, korban yang sempat dibawa ke klinik adalah bayi berusia 1,5 tahun bernama Jasmine.

Nama korban lain yang meninggal adalah Riko Nasko, sopir Kijang LGX, dan Herman Marzuki (56),  warga Jalan Rajawali III, Tambaksari, Jambi Selatan. Saat kejadian, Herman duduk di bangku depan kiri. 

Satu lagi adalah Rini Oktavia, warga Jalan Merpati Putih, Ekajaya, Jambi Selatan. Rini duduk di bangku tengah, belakang sopir. Menurut informasi, Rini Oktavia adalah orang tua dari balita Jasmine.

Sementara sopir truk Padri dan keneknya, Ridwan (33), dilaporkan dalam keadaan sehat.  Keduanya tercatat beralamat di Nagari Tabek Patah, Salimpauang, Tanah Datar, Sumatera Barat.

“Diduga mobil Kijang melaju, ingin mendahului mobil lain saat penurunan dan mendahuluinya melanggar marka,” ujar Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro saat dikonfirmasi, Minggu (24/10).

Kapolres mengatakan, petugas Satlantas Polres Bungo sudah mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut.

“Anggota baru selesai evakuasi pagi hari dan masih melakukan serangkaian penyelidikan dan menganalisa penyebab kecelakaan,” tandas Guntur. 

Kabar duka segera menyebar di kalangan keluarga besar Yayasan Al Falah dan kerabat korban. “Kami turut berduka. Semoga amal ibadah beliau diterima Allah Swt dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap Azman Chaniago, salah satu kerabat almarhumah, di media sosial.

Azman yang dibubungi Metro Jambi tadi malam mengatakan, sebelum kecelakaan, Musnelly sekeluaraga dalam perjalanan ke Muaralabuh, Sumbar. “Informasi yang saya terima, adik atau saudara suaminya meninggal, jadi mau ziarah,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, Musnelly dan keluarga sudah dibawa dan dimakamkan di Jambi. “Ibu dimakamkan di Kebun Jahe,” ujar Asman.

Musnelly tercatat sebagai warga Jalan Yulius Usman, Pematang Sulur, Telanaipura.

Editor: Administrator

Terkini