Cari Anak Tenggelam di Sungai Batang Merao, Tim SAR Lakukan Penyisiran dengan Perahu Karet

- Jumat, 16 September 2022 | 16:19 WIB
Tim basarnas saat melalukan pencarian dengan menggunakan kapal karet di aliran Sungai Batang Marao, Kabupaten Kerinci, Jambi.
Tim basarnas saat melalukan pencarian dengan menggunakan kapal karet di aliran Sungai Batang Marao, Kabupaten Kerinci, Jambi.

JAMBI - Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian hari kedua terhadap seorang anak perempuan berusia 10 tahun yang tenggelam di Sungai Batang Merao Kabupaten Kerinci, Jambi.

Kepala Basarnas Jambi, Kornelis di Jambi, Jumat, mengatakan tim SAR gabungan terdiri atas Basarnas, TNI, Polri, BPBD Kerinci, Taruna Siaga Bencana (Tagana) serta masyarakat.

Baca juga : Murid SD di Kerinci Hanyut Saat Bermain di Sungai Batang Merao

Pencarian hari kedua dilakukan dengan penyisiran menggunakan perahu karet sejauh kurang lebih dua kilo meter dari lokasi kejadian.

Kornelis mengatakan pada hari pertama, Kamis (15/9) pencarian dihentikan sementara karena waktu sudah malam dan alat penerangan untuk melakukan pencarian tidak memadai sehingga pencarian dilanjutkan pada hari kedua ini dengan menggunakan perahu karet menyisir lokasi kejadian.

Kejadian anak perempuan yang tenggelam tersebut bermula saat korban dan teman-temannya sedang bermain di Sungai Batang Merao pada Kamis (15/9) sekitar pukul 16.50 WIB dan setelah menerima laporan keluarga anaknya hilang atau tenggelam di sungai petugas komunikasi Basarnas Jambi menurunkan tim SAR untuk membantu mencari.

Tim SAR langsung menuju Sungai Batang Merao, Desa Koto Lanang Depatu Tujuh, Kabupaten Kerinci untuk membantu mencari seorang anak perempuan berinisial A umur 10 tahun yang sedang bermain di Sungai Batang Merao bersama empat temannya tiba-tiba korban diketahui terbawa arus deras dan tenggelam.

Setelah kita mendapatkan informasi tersebut, pada pukul 17.00 WIB, Tim Pos SAR Kerinci berangkat menuju lokasi menggunakan mobil rescue D Max Box dengan membawa peralatan water rescue dan rubber boat dan langsung melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dengan Tim SAR Gabungan.

Editor: Administrator

Terkini