Selasa, 27 September 2022

Gara-Gara Defisit, Banyak SKPD Tidak Dapat ABT

Kamis, 25 Juni 2015 | 11:32:44 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Berkurangnya dana transfer pusat ternyata berpengaruh besar pada APBD di kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Di Kota Jambi, berkurangnya dana transfer pusat juga membuat nilai APBD kota Jambi menjadi minim.

Akibatnya, APBD Perubahan (APBDP) atau Anggaran Biaya Tambahan (ABT) 2015 ini, banyak SKPD di Pemkot Jambi yang dipastikan tidak kebagian.

Ini terungkap dalam pembahasan KUPPAS APBD-P 2015 di DPRD Kota Jambi. Wakil Ketua DPRD Kota Jambi, MA Fauzi, mengatakan rencananya Senin (29/6) nanti Pemkot Jambi akan menyampaikan APBD-P 2015.

Menurutnya, dalam kegiatan ABT tahun ini sejumlah SKPD dipastikan tidak memiliki kegiatan belanja langsung. Ini dikarenakan minimnya anggaran yang tersedia.

Dijelaskannya lagi, APBDP atau ABT dananya berasal dari Silpa 2014. Dimana besaran Silpa Rp 169 miliar. Namun dari angka tersebut, sekitar Rp 83 miliar untuk menutup defisit 2014, sehingga dana yang tersisa Rp 86 miliar.

Dari angka tersebut hanya sekitar Rp 11 miliar untuk kegiatan belanja langsung. “"tulah yang akan dibagi-bagi ke SKPD nantinya. Bisa jadi banyak SKPD yang tidak memiliki atau nol kegiatan," jelasnya.

Sedangkan sisanya sekitar Rp 75 miliar untuk belanja tidak langsung, seperti pembayaran honor RT, honor guru PAMI, pembayaran BPJS dan kegiatan lainnya.

Namun sebutnya, masih ada kegiatan di APBD nanti yaitu dengan adanya dana Rp 98,8 miliar yang merupakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat. Namun dana tersebut sebagian besar atau sekitar Rp 97 miliar untuk kegiatan di Dinas PU Kota Jambi yaitu untuk pembangunan jalan.

"Itu tidak bisa pakai untuk kegiatan lain, hanya untuk jalan saja," sebutnya.

Selain itu, ada sekitar Rp 1,8 miliar untuk kegiatan di Disperindag Kota Jambi. Disebutkannya, setelah disampaikan dalam paripurna, Pansus akan segera melakukan pembahasan APBDP 2015. Pihaknya menargetkan secepatnya bisa ketok palu.

"Sepertinya kalau sebelum lebaran tidak terkejar, tapi kita upayakan secepatnya," pungkasnya.


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments