Jumat, 27 Mei 2022

Usai Tawuran Antar Pelajar di Sungai Penuh, Sejumlah Siswa Diamankan

Rabu, 13 Desember 2017 | 21:31:57 WIB


Sejumlah warga saat berada di lokasi tawuran, Rabu (13/12) pagi.
Sejumlah warga saat berada di lokasi tawuran, Rabu (13/12) pagi. /

SUNGAIPENUH-Dunia pendidikan di Kota Sungaipenuh dan Kabupaten Kerinci kembali tercoreng. Pasalnya, sejumlah pelajar SMPN 3 Sungaipenuh terlibat tawuran dengan pelajar MTsN Danau Kerinci, Tanjungpauh, Kerinci.

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (13/12), sekitar pukul 10.00 WIB di SMPN 3 Sungaipenuh. Saat tawuran terjadi, para siswa tampak berhamburan. Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian dari Polres Kerinci langsung datang ke lokasi untuk meredam tawuran.

Beruntung, dalam tawuran tersebut tidak ada korban, lantaran petugas cepat mengamankan suasana. Sementara penyebab dari tawuran, masih diselidiki polisi dan pihak sekolah.

Namun, dari informasi yang dihimpun, tawuran terjadi saat adanya kedatangan sekitar 8 orang siswa MTsN ke SMPN 3 Sungaipenuh. Saat itu, diduga beberapa siswa dari MTsN merokok di kawasan SMPN 3 Sungaipenuh. Terhadap hal itu, para siswa SMPN 3 langsung menegur dan mengejar, hingga terjadilah perkelahian antar kedua pelajar.

"Mungkin siswa SMP tidak terima jika ada siswa lain merokok di sekolah mereka, sehingga terjadilah keributan," ungkap sumber yang meminta tidak disebutkan namanya.

Kasat Sabara Polres Kerinci, Iptu Safarudin, yang datang ke lokasi mengatakan saat tawuran terjadi belum diketahui permasalahan awal penyebab tawuran pelajar ini. Namun dari lapangan diketahui pelajar MTSN Tanjung Pauh sekitar 8 orang datang ke SMPN 3 Sungaipenuh, hingga terjadi tawuran.

"Ya, pelajar MTS Tanjung Pauh sekitar 8 orang datang ke SMPN 3 Sungaipenuh, setelah itu terjadilah tawuran," ujarnya.

Untuk mengamankan suasana, pihaknya mengerahkan sebanyak 20 anggota ke lokasi. Selain itu, kata dia, juga tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

"Situasi sudah kembali kondusif, kita siagakan anggota disana," katanya.

Terkait perkembangan terbaru, kata dia, sejumlah siswa MTsN Tanjung Pauh, Kecamatan Keliling Danau dibawa ke polres untuk diamankan.

"Kita amankan untuk dimintai keterangan, dan kita akan memanggil pihak sekolah (MTsN Tanjung Pauh) untuk menjemput siswanya," jelasnya.

Sementara itu, salah seorang guru MTsN Tanjungpauh, Edwin, dikonfirmasi membenarkan jika ada beberapa siswanya yang terlibat tawuran di Sungaipenuh. Menurut dia, pihak sekolah tidak mengetahui jika para siswa ke Sungaipenuh.

"Kita di sekolah (MTsN) sedang ada kegiatan remedial selama tiga hari ini, bagi siswa yang selesai, diperbolehkan pulang, kita tidak tahu jika ada siswa yang ke Sungaipenuh," jelasnya.

Terkait siswa yang diamankan di Polres, kata dia, pihak sekolah juga sudah berkoordinasi dan akan menjemput para siswa.

"Ya, tadi kepala sekolah dan guru sudah rapat terkait hal itu, untuk menjemput para siswa di Polres," terangnya.

Terhadap persoalan tersebut, lanjut dia, pihaknya sangat menyesalkannya. Kedepan, kata dia,  akan dilakukan pembinaan dan meningkatkan disiplin lagi terhadap seluruh siswa.

"Kita harap, ke depan tidak lagi terulang kejadian seperti ini," ungkapnya.

 


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments