Jumat, 27 Mei 2022

Pemkab Batanghari Gelar Bursa Inovasi Desa

Kamis, 14 Desember 2017 | 10:37:17 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

MUARABULIAN–Pemerintah Kabupaten Batanghari melaksanakan kegiatan Bursa Inovasi Desa sebagai upaya untuk mengembangkan potensi desa agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di desa.

"Kegiatan bursa inovasi desa ini merupakan upaya dari pemerintah untuk mengarahkan desa agar dapat berinovasi dan mengembangkan potensi desa," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, M Fadhil Arief.

"Harapannya pemerintah desa dapat meningkatkan perekonomian masyarakat didesanya seperti badan usaha milik desa yang saat ini telah di galakan di beberapa desa,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, kata dia, diharapkan pada tahun mendatang akan ada inovasi-inovasi baru yang bermunculan dari setiap desa.  

Untuk mewujudkan hal tersebut diharapkan kepala desa tidak lagi kaku dalam melaksanakan tugasnya. Kepala desa harus berani melakukan perubahan perubahan. Terutama percepatan dalam pemecahan permasalahan di desanya.

Dikatakan Fadhil, melalui kegiatan bursa inovasi desa tersebut, diharapkan kepala desa di daerah itu dapat mengembangkan potensi desa yang berada di wilayahnya, mengingat inovasi sangat diperlukan oleh setiap desa.

Tidak hanya kepala desa, namun pendamping desa juga di tuntut memeliki inovasi yang kreatif, tujuannya agar BUMDes yang sudah terbentuk dan yang akan dibentuk dapat berinovasi dengan mengembangkan potensi-potensi yang ada didesa.

Sementara itu, pada tahun 2018 Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD daerah itu  akan mengalami peningkatan. Hal tersebut sesuai dengan keinginan bupati daerah itu yang ingin memperkuat aparatur pemerintahan desa dengan menambah dana operasional yang diambil dari dana keuangan kabupaten.

" Untuk tambahannya sendiri lebih kurang Rp 6 miliar. Pada tahun sebelumnya hanya Rp 76 miliar dan pada tahun 2018 diperkirakan akan menjadi Rp 82 miliar. Dana tersebut akan diterima oleh seluruh desa di Kabupaten Batanghari," bebenya.

Menanggapi kegiatan bursa inovasi desa tersebut, salah seorang Kepala Desa mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat membantu pemerintah desa dalam mengelola keuangannya. Selain itu pemerintah desa juga dapat mengelola dengan baik potensi yang ada di desa.   

"Bila sebelumnya potensi yang ada didesa belum dikelola dengan baik, dengan adanya inovasi ini semoga potensi yang ada didesa dapat di kelola dengan baik," kata Kepala Desa Olak Besar, Muhammad Atiq.

Terkait adanya penambahan alokasi dana desa untuk tahun depan, menurut Muhammad Atiq, bantuan tersebut tidak bisa di gunakan dengan maksimal jika SDM yang ada di desa belum siap.

" Sebaiknya kita terlebih dahulu mempersiapkan SDM yang ada. Setelah SDM siap dan mumpuni, saya yakin dana yang ada dapat dikelola dengan baik sesuai dengan kebutuhannya," katanya.

Dalam kegiatan bursa inovasi desa tersebut, turut dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara desa dengan instansi terkait. Diantaranya pihak perbankan dan bulog. Tujuannya agar bumdes yang dikembangkan oleh desa dapat berinovasi dan maju.


Penulis: Junaidi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments