Rabu, 19 Januari 2022

Peternak di Muarojambi Resah, Sejumlah Sapi Mati Mendadak

Kamis, 14 Desember 2017 | 22:28:27 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa


 
SENGETI - Setidaknya ada dua puluh ekor sapi milik warga Desa Kedotan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi, diketahui mati mendadak. Hal ini menjadi keresahan peternak di desa setempat.

"Kami bingung dalam beberapa bulan ini ada sekitar 20 ekor sampi mati secara mendadak," ujar Ipandri (35), peternak Desa Kedotan.

Dia mengatakan, dari beberapa ekor sapi yang dimiliki, satu diantaranya telah mati. Kejadian tewasnya sapi tersebut berlangsung secara tiba-tiba dan tidak disertai tanda-tanda yang jelas.

"Tiba-tiba nafsu makan turun, Sapinya banyak diam atau merenung, sehabis itu tidak mampu berdiri  lalu mati," ucapnya.

Kondisi yang sama juga dialami pemilik sapi lain, Arahman (42). Menurutnya satu ekor sapi yang ia miliki mati hanya berselang hitungan minggu dari kasus kematian pertenakan yang lainnya.

Menurutnya, tewasnya hewan ternak tersebut harus cepat diantisipasi oleh para peternak. "Sementara ini kalau ternak sapi sudah malas makan dan diam saja tidak ada kegiatan hanya dikasih minum air dicampuri oralit," ujarnya.

Pihaknya berharap rentetan kasus kematian sejumlah sapi di Desa Kedotan, Kecamatan Sekernan, tersebut segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait, sehingga tidak menjadi kekhwatiran bagi para peternak maupun warga yang lain.


Penulis: Sudir Putra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments