Selasa, 30 November 2021

Ditemukan Selisih Rp 905 Juta Antara Pagu dan Penyaluran Dana Desa

Sabtu, 16 Desember 2017 | 10:44:12 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI - Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jambi menemukan adanya selisih antara pagu Dana Desa tahun 2017 dengan realisasi penyaluran ke Kas Daerah.

Kasi Pembinaan Pelaksanaan anggaran IIA Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi, Adolf Purba mengatakan, besaran selisih yang ditemukan itu sekitar Rp 905 juta. Menurutnya, selisih itu diduga karena ada kesalahan saat penyaluran tahap I.

"Selisih mencapai Rp 905 juta sesuai pagu. Besaran alokasi dana desa untuk Provinsi Jambi tahun 2017 sebesar Rp 1.090.942.000.000 dan setelah dilakukan penyaluran ke rekening kas umum daerah, ternyata jumlah penyaluran sebesar Rp 1.090.037.000.000," jelasnya.

Ditegaskan Adolft, seharusnya jumlah antara pagu dengan realisasi penyaluran ke Rekening kas umum daerah harus sama. Akibat adanya selisih ini pihaknya masih melakukan penelusuran ke kantor pusat terkait adanya selisih tersebut.

"Untuk mendapatkan kejelasan apakah selisih muncul karena kekeliruan pemerintah daerah ataukah pemerintah pusat," ujarnya.

Selisih tersebut, kata Adolf, terdiri dari selisih penyaluran Kabupaten Bungo sebesar Rp 3, 6 juta, Sarolangun Rp 249, 6 juta, Kerinci Rp 592,3 juta, dan Kota Sungaipenuh sebesar Rp 63, 6 juta.

"Namun secara total, jumlah selisih tersebut tidak sampai dua persen dari total pagu dana desa. Meski demikian, jika selisih tersebut tidak ditemukan, hal itu akan berdampak terhadap pelaporan dana desa secara keseluruhan," pungkasnya.


Penulis: Sharly Apriyanti
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments