Selasa, 30 November 2021

Nah! Ternyata Ada Lima Warga Jambi Terindikasi Difteri

Minggu, 17 Desember 2017 | 21:09:10 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI - Kasus wabah difteri yang disebabkan bakteri corynebacterium diptheriae di Provinsi Jambi belum ditemukan, namun ada beberapa yang dicurigai terinfeksi virus tersebut.

Samsiran Halim, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, mengatakan bahwa ada 5 orang warga Jambi saat ini terindikasi terkena wabah virus difteri. Ada 4 orang diantaranya berasal dari Kota Jambi dan satu orang dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Mereka terdiri dari 3 orang balita dan dua orang dewasa.

"Dari Senin lalu kita mendapat laporan bahwa ada 5 kasus yang dicurigai sebagai penyakit difteri. Orang tersebut tengah dirawat secara intensif di 2 rumah sakit di Kota Jambi," ujarnya.

Menurut Samsiran, saat ini kelima orang yang dicurigai terinveksi virus difteri tersebut telah dilakukan tindakan, yakni diambil sampel untuk kemudian dikirim ke Kementerian Kesehatan.

"Tapi ada juga pasien yang meminta pulang, namun tidak kami perbolehkan karena harus diisolasi karena penyakit ini menular dengan cepat dan berbahaya," ujarnya.

Samsiran mengatakan, penyebaran bakteri ini dapat terjadi dengan mudah, terutama bagi orang yang tidak mendapatkan vaksin difteri. Penularannya perlu diwaspadai, seperti terhirup percikan ludah penderita di udara saat penderita bersin atau batuk, barang-barang yang sudah terkontaminasi oleh bakteri. Contohnya mainan atau handuk, sentuhan langsung pada luka borok (ulkus) akibat difteri di kulit penderita serta melalui udara.

Syamsiran juga menjelaskan bahwa virus yang saat ini menjadi permasalahan kesehatan di Indonesia khususnya di Pulau Jawa dapat dicegah dengan imunisasi rutin. "Para balita harus mendapatkan imunisasi dan vaksinasi sehingga tubuhnya kebal terhadap virus difteri," katanya.

Dia juga mengimbau agar parah orangtua mengimunisasi anaknya secara rutin, karena saat ini Pemerintah Provinsi Jambi juga gencar untuk melakukan imunisasi.


Penulis: Sharly
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments