Rabu, 27 Oktober 2021

Hanya 10 Travel Umrah Terdaftar di Kanwil Kemenag Jambi

Senin, 05 Februari 2018 | 10:25:46 WIB


Jama'ah umroh berfoto bersama saat hendak berangkat dengan layanan BMP Tour and Travel.
Jama'ah umroh berfoto bersama saat hendak berangkat dengan layanan BMP Tour and Travel. / dok/metrojambi

JAMBI - Dari catatan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jambi, saat ini ada 38 travel yang menyediakan perjalan ibadah haji dan umrah. Namun dari jumlah tersebut tidak semua terdaftar di Kanwil Kemenag.

Menurut Humas Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, M Thoif, dari 38 travel penyedia perjalanan itu terdiri dari perusahaan travel asli Jambi, maksudnya berkantor pusat di Provinsi Jambi.

Kemudian 7 diantaranya, merupakan cabang travel perjalanan ibadah haji dan umrah yang memiliki kantor pusat di Jakarta. Sisanya sebanyak 28 merupakan pemasaran travel yang tidak dikathui kantornya.

“Yang tercatat di Kemenag hanya 3 travel yang berpusat di Jambi dan 7 travel sisanya tidak ada datanya,” katanya.

Baca Juga; Tergiur Promo Umroh, Enam Guru SMP Jambi Tertipu Ratusan Juta

Kesepuluh travel tersebut diantaranya adalah PT Chairul Umam Addauli kantor pusat, PT Almabrur Nadia Insani kantor pusat, PT Asyla Fatimah wisata kantor pusat, PT Ananda Dar Al Haromain kantor cabang, PT Tisaga Nurkhatimah kantor cabang, PT Al Badriyah Wisata kantor cabang, PT Bumi Minang Pertiwi kantor cabang, PT Malika Wisata Utama kantor cabang, PT Zam Zam Prima Persada kantor cabang, dan PT Goenawan Erawisata kantor cabang.

Untuk travel ibadah haji dan umrah yang terdaftar di Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, kata Thoif, pihaknya memiliki kewajiban untuk melakukan pembinaan. Sementara itu, untuk travel yang tidak terdaftar, Kanwil tidak bisa melakukan pembinaan, kemudian bantuan jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Kerena legal standingya kita belum paham. Mita terputus koordinasi dengan mereka. Jadi apabila ada kejadian Kanwil tidak bisa berbuat banyak,” jelasnya.

Kemudian, jika terjadi sesuatu dengan travel umrah tersebut, Kanwil Kemenag Provinsi Jambi tidak memiliki kewenagan untuk memberikan batuan terhadap kejadian yang terjadi.

"Kami mengimbau kepada masyarakat harus cerdas dalam memilih travel perjalan umrah. Hal ini perlu karena untuk menjaga keamanan," pungkasnya.


Penulis: Sharly Apriyanti
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments