Jumat, 10 Juli 2020

Di Balik Kemeriahan Unja Award


Kamis, 21 November 2019 | 20:43:56 WIB


/ istimewa

Oleh: Nurhayati*

TEPAT pada tahun 2019, untuk pertama kalinya perguruan tinggi negri yang ada di Provinsi Jambi yaitu Universitas Jambi (Unja) menggelar sebuah acara yang disebut dengan nama “Unja Award”.  Acara tersebut dimulai pada tanggal 09 November 2019 bertempat di Balairung Kampus Universitas Jambi, Mendalo, Kabupaten Muaro Jambi. Kali ini Unja Award mengangkat tema yaitu “Dari Unja Untuk Indonesia”.

Acara tersebut dimulai pada pukul 19:00 WIB. Detik-detik sebelum dimulainya acara, terlihat dihalaman Balairung Unja ramai akan penonton yang berasal dari mahasiswa-mahasiswi Unja serta para tamu undangan yang memakai dresscode batik dan para penerima award. Acara yang menghadirkan kurang lebih 4.000 orang tersebut berlangsung dengan penuh semangat.

Opening dalam acara ini dibuka dengan penampilan dari orkestra dan  paduan suara Fakultas Ilmu Budaya yang menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Hymne Unja. Selain itu orkestra tersebut juga menampilkan lagu yang berjudul Untuk Indonesia dan juga lagu Rumah kita yang pada saat itu dinyanyikan  duet oleh dosen dan Dekan Fakultas Ilmu Budaya. Sajian yang sangat luar biasa dan sangat meriah tersebut dinikmati oleh semua yang hadir pada malam penganugrahan tersebut.

Banyak sekali kategori penghargaan dalam acara Unja Award tersebut. Diantaranya yaitu Duta Baca, Enterpreuner, Fakultas terfavorit, mahasiswa bidikmisi berprestasi, mahasiswa terfavorit, facility care, Dosen terfavorit, dan video contest.

Namun, dibalik kemeriahan acara tersebut, ada kekecewaan dari banyak penonton. Kekecewaan tersebut adalah karena beredarnya isu bahwa akan adanya artis atau penyanyi ternama Indonesia yaitu Judika yang akan turut memeriahkan. Pada kenyataannya hal itu hanya hoax. Karena kenyataan yang diterima oleh para penonton hanyalah sia-sia. Pada pertengahan acara, penonton mulai tak sabar. Terdengar para penonton meneriakkan dan memanggil-manggil nama Judika. Namun Judika tetap tidak muncul.

Isu tersebut juga sampai kepada Judika. Hal ini terlihat pada postingan story instagramnya yang menyatakan bahwa dirinya tidak diundang ke acara Unja Award, dan memohon panitia untuk mengklarifikasi isu yang beredar kepada penonton.

Banyak sekali terdengar dari pembicaraan penonton bahwa mereka sangat antusias akan kehadiran Judika, dan merelakan hadir untuk menonton. Sayangnya, pihak panitia sama sekali tidak merespon semangat penonton yang memanggil-manggil nama artis tersebut. Semestinya panitia memberi respon atau klarifikasi kepada penonton, karena even tersebut merupakan acara perdana, dan yang mengadakan merupakan perguruan tinggi terkemuka pula. Seharusnya panitia cermat akan permasalahan pada even perdana ini, karena mungkin saja akan menimbulkan kurangnya kepercayaan penonton atau publik terhadap Universitas Jambi.

Pada pertengahan akhir acara, terlihat para penonton mulai meninggalkan gedung Balairung. Mungkin mereka adalah penonton yang kecewa karena menanti Judika yang tak kunjung hadir. Namun demikian, acara Unja Award tetap berlangsung dan berkahir hingga tengah malam.

* Penulis adalah mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya Unja


Penulis: Nurhayati
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments