Selasa, 16 Agustus 2022

Kentang Jangkat Diwacanakan Support Kebutuhan PT Indofood

Minggu, 01 Maret 2020 | 21:27:13 WIB


Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Merangin, Rumusdar
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Merangin, Rumusdar / metrojambi.com

BANGKO – Kecamatan Jangkat di Kabupaten Merangin selama ini dikenal sebagai daerah panghasil kentang. Ribuan ton kentang dihasilkan petani daerah ini setiap tahunnya.

Karena dinilai memiliki potensi yang bagus, kentang yang dihasilkan petani Jangkat ini, diwacanakan ke depan bisa bekerja sama dengan PT Indofood.

Diketahui PT Indofood merupakan perusahaan asal Indonesia yang bergerak dibidang makanan, minuman, dan berbagai produk kebutuhan sehari-sehari.

"Tahun 2020 ini kami mewacanakan mengembalikan wilayah Jangkat sebagai daerah penghasil kentang terbaik, untuk mensuport kebutuhan PT Indofood," ujar Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Merangin, Rumusdar.

Menurutnya, langkah awal yang dilakukan agar kentang Kecamatan Jangkat bisa bekerjasa sama dengan PT Indofood adalah menyediakan kentang yang bagus dan bisa menjadi pilihan perusahaan.

"Saat ini bibit kentang G Nol sekitar 3.000 butir sedang dikembangkan di BBU Kecamatan Jangkat, dan akan terus dikembangkang hingga G Lima," kata Rumusdar.

"Nanti Indofood akan menampung semua hasil produk di atas G Tiga, dalam pengembangan bibit ini nantinya akan dibentuk kelompok," jelasnya.

Dikatakannya, bibit kentang G Nol yang ada saat ini akan dikembangkan lagi menjadi G2, G3 sampai jadi G4 dengan tujuan bibit untuk petani tidak bergantung dari daerah lain atau perusahaan dan bisa memakai bibit sendiri.

"Bibit itu mahal, G2 saja harganya 35 ribu perkilo, jadi kalau sudah ada pengembangan bibit, kita tidak ketergantungan," katanya.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments