Jumat, 27 Mei 2022

Enam Perusahaan di Tanjabbar Pekerjakan Tenaga Kerja Asing

Selasa, 03 Maret 2020 | 22:02:48 WIB


Kepala Disnarker Tanjabbar Dianda Putra
Kepala Disnarker Tanjabbar Dianda Putra / metrojambi.com

KUALATUNGKAL – Enam perusahaan beroperasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) diketahui mempekerjakan tenaga kerja asing. Hal ini diketahui berdasarkan pendataan yang dilakukan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tanjabbar.

Kepala Disnaker Tanjabbar Dianda Putra mengatakan, berdasarkan data yang mereka miliki, saat ini tercatat ada sebanyak 77 Warna Negara Asing (WNA) yang bekerja di enam perusahaan yang beroperasi di Tanjabbar.

“Totalnya ada 77 orang (WNA, red) di enam perusahaan,” ujar Dianda, Selasa (3/3/2020).

Dianda menyebutkan, enam perusaan yang mempekerjakan tenaga asing tersebut yakni PT Global Vision Infex sebanyak 1 orang, PT Lontar Papyrus Pulp dan Paper Industri (LPPI) sebanyak 44 orang, dan PT Bohai Driling Service Indonesia sebanyak 14 orang.

Selanjutnya, PT Ruby Privatindo sebanyak 2 orang, PT DPS Indonesia sebanyak 4 orang, dan PT Aromajya Indonesia sebanyak 10 orang. "Kalau PetroChina Jabung LTD belum terdata untuk yang terbarunya," ujarnya.

Dianda memastikan pada pekerja asing tersebut masuk ke Tanjabbar sebelum merebaknya virus Corona yang terjadi di Kota Wuhan, China. "Yang jelas sebelum terjadi wabah Corona,” kata Dianda.

Sementara itu, Tito, dari Bidang Pengawasan Orang Asing Kantor Imigrasi Kelas IIB Kuala Tungkal mengatakan, hingga saat ini pihaknya mendata terdapat 47 orang asing yang tersebar di 4 perusahaan yang ada di Tanjabbar.

Dia mengaku empat perusahaan itu yakni PT LPPI sebanyak 44 orang WNA. PT Aroma Jaya sebanyak 10 orang. PT Global Vision Infex sebanyak 1 orang dan PT Ruby Privatindo sebanyak 2 orang.

"Semuanya ada 47 orang. Itu data terkahir yang kita miliki," tandasnya.


Penulis: cr4
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments