Jumat, 27 Mei 2022

Masyarakat Jambi Diimbau Tak ke Luar Negeri Kecuali Mendesak

Rabu, 04 Maret 2020 | 10:45:16 WIB


ilustrasi Bandara
ilustrasi Bandara / dok/metrojambi.com


"Kami lagi rancang, kami akan keliling kabupaten dan kota. Tadi kami sudah kumpulkan Dinas Kesehatan Kota Jambi, seluruh Puskesmas tadi sudah kami kumpulkan, bagaimana pencegahan dan bagaimana sosialisasi ke masyarakat juga akan kami sampaikan. Besok kami ke Batanghari, kemudian rencana hari Jumat ke Kota Jambi, kumpul dengan orang klinik dan rumah sakit dan Puskesmas, hari Senin ke Tanjungjabung Timur, Selasa ke Muarojambi dan ke kabupaten/kota lainnya akan diatur. Petugas kesehatan juga harus dilindungi, dan harus tahu pencegahan," kata Samsiran.

Dia mengatakan, rujukan penanganan virus corona di Provinsi Jambi adalah Rumah Sakit Umum Raden Mattaher. Namun rumah sakit di kabupaten/kota katanya juga harus siap.

"Petugas kesehatan juga harus kita protect , bagaimana merujuknya tentu ada standarnya, bukan asal rujuk saja," ujarnya.

Dia juga mengatakan Pemprov Jambi sudah membuat Satgas, semua pihak terkait dilibatkan, di antaranya KKP, pihak bandara, karantina dan Dinas Sosial.

"Bila perlu karantina dalam jumlah banyak, Asrama Haji akan dipakai, yang menanggung makan Dinas Sosial. Imigrasi, orang-orang asing dan tenaga kerja asing harus kita koordinasi, bea cukai, polisi, humas. Jadi banyak yang terlibat," katanya menjelaskan.

Samsiran menyarankan untuk menjaga kebersihan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dianjurkan sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.

"Jadi yang kotor terbuang ke bawah, dan jangan sering-sering memegang wajah, karena kebersihan tangan tidak bisa dijamin," katanya menambahkan.


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments