Sabtu, 15 Agustus 2020

Pastikan Pelayanan Protokol Kesehatan Covid-19 Berjalan, Kakanwil Kemenag Jambi Tinjau Sejumlah KUA


Senin, 08 Juni 2020 | 14:01:43 WIB


/ Rina/metrojambi.com

JAMBI - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Dirjen Bimas Islam mengenai pembukaan kembali pelayanan akad nikah di KUA dengan sejumlah prosedur dan protokol kesehatan Covid-19.

Sebelumnya, pelaksanaan pelayanan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) sejak 1 hingga 21 April lalu sempat terhenti disebabkan pandemi Covid-19 yang trennya terus mengalami kenaikan.

Guna memastikan pelayanan tersebut telah dijalankan, Kepala Kanwil Kemenag Jambi Muhammad bersama kepala Kantor Kemenag Kota Jambi melakukan peninjauan ke beberapa KUA dalam Kota Jambi.

Adapun KUA yang ditinjau adalah KUA Kecamatan Jelutung, KUA Kecamatan Jambi Selatan, dan KUA Kecamatan Jambi Timur.

Muhammad mengatakan, peninjauan itu merupakan monitoring Kanwil atas kesiapan layanan akad nikah KUA salah satunya di Kota Jambi sebagai bentuk realisasi dari Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Nomor P-004/DJ.III/HK.00.7/04/2020 tentang Pengendalian Pelaksanaan Pelayanan Nikah di Masa Darurat Bencana Penyakit Akibat Covid-19.

"Kita lihat sendiri bahwa persiapan KUA sudah baik dan layanan akad nikah sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19. Kesiapan petugas di KUA juga sudah baik, mulai tersedianya hand sanitizer, masker, sarung tangan, dan calon pengantin juga sudah menggunakan sarung tangan," ujarnya.

Dengan adanya penerapan kesehatan selama pandemi Covid-19, Muhammad mengajak masyarakat mematuhi ketentuan dan aturan yang telah dibuat di KUA. "Seperti mulai dari waktu kedatangan ketika mau melaksanakan akad nikah, persyaratan akad nikah yang harus dibawa, dan jumlah rombongan mengingat kondisi tempat di KUA sangat terbatas," jelasnya.

Selain itu, Muhammad juga menyampaikan bahwa layanan akad nikah dibatasi hanya lima pasangan per hari dengan jumlah rombongan yang masuk ke ruangan dibatasi maksimal 10 orang, untuk rombongan catin juga dibatasi hanya 10 orang.

"Masyarakat jangan sampai membawa rombongan terlalu banyak, untuk menghindari kerumunan orang," imbuhnya.

Untuk diketahui bahwa layanan akad saat ini hanya bisa dilakukan di KUA saja. "Sementara, hanya boleh di KUA, belum diijinkan dilakukan di rumah. Namun, apabila nanti pemerintah daerah sudah mengizinkan layanan akad nikah di rumah, Kemenag siap melayani," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments