Sabtu, 15 Agustus 2020

Putus Mata Rantai Covid-19, Satgas TMMD Bantu Alat Cuci Tangan Portabel untuk Masjid


Sabtu, 04 Juli 2020 | 10:11:13 WIB


/ Istimewa

Kuala Tungkal - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 Kodim 0419/Tanjab memberikan bantuan untuk masjid di Desa Labuhan Pering, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjab Timur.

Bantuan yang diberikan berupa sarana tempat cuci tangan portable 1 unit, ember besar 1 buah serta masker sebanyak 20 pcs melalui pengurus masjid di halaman masjid Desa Labuhan Pring Kecamatan Sadu Kabupatrn Tanjab Timur, Jum'at (3/7/2020).

“Saat ini masyarakat, apalagi memasuki masa new normal pasti banyak yang melaksanakan ibadah sholat berjamaah di masjid. Nah, potensi penyebaran Covid-19 melalui kerumunan apalagi di tempat umum menjadi sangat tinggi," ujar Dandim Tanjab selaku Dansatgas TMMD Letkol Inf Erwan Susanto.

Satu unit wastafel portabel tersebut adalah bantuan dari Dansatgas TMMD 108 Kodim 0419/Tanjab Tahun 2020. 

"Alat wastafel portabel ini kami harapkan bisa membantu masyarakat menerapkan protokol kesehatan dengan membangun budaya hidup bersih dan sehat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tutur Dansatgas, Letkol Inf Erwan Susanto.

Dansatgas menjelaskan, bantuan alat pencuci tangan portabel tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian pihak Satgas TMMD dalam mencegah dan memerangi wabah Covid-19.

Dengan alat ini, pihaknya ingin mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan sebelum memasuki tempat ibadah.

"Alat ini sangat praktis untuk digunakan. Kita berharap dengan adanya alat ini membuat masyarakat peduli akan kebersihan dan terlindung dari wabah Covid-19," ujarnya.

Selain bantuan tempat cuci tangan portabel, ember besar serta masker untuk masjid, Dansatgas juga memberikan bantuan berupa sembako dan masker untuk warga masyarakat Desa Labuhan Pering yang terdampak pandemi Covid-19. 

“Hari ini dan kemarin kami juga telah bagikan sembako dan masker untuk warga Desa Labuhan Pering yang terdampak Covid-19," pungkasnya. 


Penulis: (*)
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments