Sabtu, 19 September 2020

Tanjabtim Kebagian 4.849 PBT Dari Pemerintah Pusat


Jumat, 14 Agustus 2020 | 16:29:48 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

MUARASABAK - Tahun ini Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN), mendapatkan target program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 4.849 Peta Bidang Tanah (PBT) dari pemerintah pusat.

"Awalnya pada tahun 2020, kami mendapat target sebanyak 7.000 PBT untuk pemetaan dan pengukuran. Namun, saving target itu turun menjadi 4.849," kata Kepala Kantor BPN Kabupaten Tanjabtim, Anggasana Siboro, SH, S.Hum.

Program PTSL ini diberikan kepada lima desa di tiga kecamatan dalam Kabupaten Tanjabtim, yang terdiri dari Desa Manunggal Makmur dan Desa Kuala Lagan di Kecamatan Kuala Jambi, Desa Alang-Alang dan Desa Lambur di Kecamatan Muara Sabak Timur, serta Desa Bunga Tanjung di Kecamatan Nipah Panjang.

"Kita juga dapat 5.000 untuk proses sertifikasi bidang tanah," ungkap Angga.

Dikatakannya lagu, dulu yang awalnya Prona tersebut konsepnya semua harus terbit sertifikat, tapi PTSL ini tidak. Jadi konsepnya adalah proses pemetaan bidang tanah secara keseluruhan di Satu desa.

"Contohnya di Desa Manunggal Makmur. Di situ pemetaannya kurang lebih 1.100 bidang tanah. Untuk mencapai desa lengkap, desa itu perlu 280 bidang tanah lagi. Jadi kita alokasikan proses pengukuran dan pemetaan, akhirnya terbit lah peta desa lengkap Manunggal Makmur," jelasnya.

"Bidang tanah yang sudah tergambar tadi, oleh pemiliknya harus dilengkapi dengan alas haknya, terus kita kawinkan sehingga terbit lah sertifikatnya," kata Angga menambakan.

Namun angga mengatakan, yuntuk bulan Maret dan April lalu, pihaknya banyak mengalami kendala akibat pandemi wabah virus corona. Salah satunya, petugas BPN Tanjabtim terpaksa ditarik mundur, karena tidak bisa berinteraksi dan berkumpul dengan warga.

"Tapi setelah bulan Juni kita sudah mulai kegiatan di lapangan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," sebutnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments