Minggu, 29 November 2020

Gas 3 Kg di Tanjabbar Dijual Rp 40 Ribu per Tabung


Selasa, 25 Agustus 2020 | 20:04:06 WIB


Warga saat mengantre gas elpiji 3 kilogram
Warga saat mengantre gas elpiji 3 kilogram / metrojambi.com

 KUALATUNGKAL - Selain sulit dicari, gas elpiji 3 kilogram (Kg) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) saat ini juga dijual dengan harga tinggi, berkisar Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per tabung.

Murniati, salah seorang pelaku UMKM di Tanjabbar mengaku biasa membeli gas di pengecer. Pasalnya, jika membeli di pangkalan Murniati mengaku hanya bisa mendapatkan satu tabung gas 3 kilogram.

"Kadang ada yang jual 25 ribu. Itu kalau gas lagi banyak. Kalau lagi kosong, bisa sampai 40 ribu per tabung," ujar Murniati, Selasa (25/8/2020).

Tidak hanya mahal, Murniati mengatakan terkadang gas 3 kilogram sulit dicari. "Kalau harga mahal masih bisa diterima. Ini sudah lah mahal, nyarinya susah," tandasnya.

Warga lainnya, Susi, mengaku terpaksa harus menghentikan usaha berjualan kuenya karena modal yang dikeluarkan tidak sesuai dengan pendapatan. Salah satunya disebabkan oleh mahalnya harga gas 3 kilogram.

"Gas mahal, susah nyarinya. Harga bahan baku juga tambah mahal, pembeli kurang, jadi sementara ini saya istirahat dulu bikin kue," kata Susi.

Sementara itu, Kepala Diskoperindag Tanjabbar, Safriwan saat dikonfirmasi mengaku terkejut. Dikatakan Safriwan, harga eceran tertinggi (HET) gas 3 kilogram di Tanjabbar hanya Rp 19 ribu per tabung.

Ditegaskan Safriwan, pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap pangkalan yang lebih mengutamakan pengecer daripada masyarakat.

"Saat ini kuota gas melon (3 kilogram, red) untuk Tanjab Barat tercukupi. Pengiriman juga tidak pernah terkendala. Jadi kalau sampai langka, bahkan harga selangit, berarti ada pangkalan yang kurang ajar," tegasnya.

"Untuk masyarakat, jika ada menemukan pangkalan nakal atau menjual harga di luar HET, silakan hubungin kami," pungkasnya.


Penulis: Eko
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments