Minggu, 17 Januari 2021

Beredar Video Penolakan Kedatangan Fikar-Yos ke Pendung Hiang, Ketua Pemuda: Itu Tidak Benar


Minggu, 29 November 2020 | 12:34:14 WIB


/ kolase.metrojambi.com

SUNGAIPENUH - Upaya menggiring opini penolakan terhadap kampanye pasangan calon walikota dan wakil walikota Sungai Penuh, Fikar Azami dan Yos Adrino (Fiyos) terus dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Drama penolakan Fikar-Yos yang kemudian dikemas dalam sebuah pemberitaan itu kembali dimainkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di jejaring sosial facebook.

Sabtu (28/11/2020) malam, sebuah video segelintir oknum pemuda yang mengaku anggota Karang Taruna Pendung Hiang menyatakan menolak kedatangan Fiyos. Video itu disebar ke media facebook dan diikuti dengan pemberitaan beberapa media daring.

Informasinya, Fikar Azami dan Yos Adrino memang telah menjadwalkan bakal menggelar blusukan di wilayah Desa Koto Padang dan Pendung Hiang, Kecamatan Tanah Kampung, Minggu (29/11/2020) siang.

Informasi tersebut langsung dibantah warga Pendung Hiang, Zulfatman. Menurut Zulfatman, pernyataan penolakan terhadap Fikar Azami yang dilontarkan oleh oknum yang mengaku Karang Taruna Pendung Hiang tidak benar.

"Ini hanya kepentingan sepihak saja. Scara umum masyarakat Pendung Hiang solid memenangkan Fikar-Yos," ungkapnya.

Bahkan dirinya menyebutkan di video tersebut tidak terlihat pemuda Desa Pendung Hiang, melainkan masa dari luar yang mengatasnamakan Karang Taruna Desa Pendung Hiang.

Selain itu, lokasi pembuatan video tidak jelas, serta segilintir pemuda di video tersebut terlihat kompak mengenakkan masker dan mengenakkan penutup kepala, sehingga sulit untuk dikenali.

"Kami merasa keberatan atas hal demikian," tegasnya.

Ketua Karang Taruna Desa Pendung Hiang Sandra, juga ngkat bicara dan mengutuk keras pernyataan yang di sampaikan oleh oknum tersebut.

"Itu tidak benar. Ini asli rekayasa. Kami dari Karang Tatuna Desa Pendung Hiang sama sekali tidak menolak kedatangan Fikar Azami-Yos Adrino untuk bekampanye di desa kami," bebernya.

Ditambahkan Sandra, pihaknya kecewa dengan adanya pernyataan penolakan salah seorang onknum di dalam video itu dengan bernada ancaman terhadap rencana blusukan Fikar di Desa Pendung Hiang pada Minggu siang itu.

"Hal demikian membuat karang taruna merasa kecewa atas sikap yang dilakukan oleh seorang pemuda tersebut," tandasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments