Jumat, 24 September 2021

Tiga Kecamatan di Batanghari Terendam Banjir

Rabu, 31 Maret 2021 | 15:58:45 WIB


Salah satu daerah di Kabupaten Batanghari yang dilanda banjir akibat meningkatnya debit air Sungai Batanghari
Salah satu daerah di Kabupaten Batanghari yang dilanda banjir akibat meningkatnya debit air Sungai Batanghari / Metrojambi.com

 MUARA BULIAN - Hujan dengan intensitas tinggi yang turun dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit air Sungai Batanghari meningkat.

Berdasarkan laporan harian sistem peringatan dini siaga bencana banjir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batanghari, fluktuasi tinggi muka air (TMA) Sungai Batanghari di Dermaga Muara Bulian memang mengalami peningkatan.

Peningkatan tersebut hingga menunjukkan Siaga II/kritis. Hal tersebut telah berdampak kepada tiga Kecamatan diwilayah kabupaten Batanghari terendam banjir.

Kepada Metro Jambi, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Batanghari Efendi mengatakan, akibat curah hujan yang terus menerus terjadi di Batanghari, debit air sungai di daerah setempat dalam setiap harinya alami peningkatan.

"Dari hasil monitoring yang di lakukan anggota kami, saat ini debit air sungai telah berada di  angka 325 CM pada Alat pengukur ketinggian air (Apka) status siaga II/kritis," ujarnya, Rabu (31/3/2021).

Ditambahkan Efendi, untuk status sungai ini, peningkatannya terjadi dalam kurun waktu 14 jam berdasarkan pantauan yang pihaknya lakukan pada Pukul 07.00 Wib dan Pukul 17.00 Wib.

"Sebenarnya, status sungai ini, sebelumnya pada hari Senin kemarin hanya berada di angka 280 CM atau berada di Siaga III/waspada, dan pada Rabu pagi ini ternyata air sungai kembali meningkat menjadi 325 CM, hingga berstatus Siaga II/Kritis," jelasnya.

Efendi menambahkan, akibat dari meningkatnya debit air tersebut, telah menyebabkan 28 rumah di tiga Kecamatan yang ada di Batanghari ini mulai terdampak banjir.

"Ada tiga Kecamatan yang sudah terdampak Banjir, yaitu, Kecamatan Muara Bulian tepatnya di Kelurahan Pasar Baru dengan jumlah rumah yang terdampak sebanyak 20 unit, Kecamatan Muara Tembesi tepatnya di Kelurahan Pasar Muara Tembesi dengan 5 rumah, Kecamatan Maro Sebo Ulu tepatnya di Simpang Sungai Rengas dengan jumlah rumah yang terdampak sebanyak 3 unit," bebernya.


Penulis: Achy
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments