Kamis, 21 Oktober 2021

Bermodal HP, Napi Lapas Muarasabak Kendalikan Peredaran Narkotika

Minggu, 02 Mei 2021 | 13:20:21 WIB


/ Metrojambi.com/Bidhumas Polda Jambi

 JAMBI - Mendekam di balik jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIB Muarasabak, Kabupaten Tanjungjabung Timur, tidak menghalangi WOK untuk mengendalikan peredaran narkotika.

Berbekal sebuah handphone yang dimilikinya, WOK mengendalikan peredaran barang haram tersebut lewat jaringannya yang berada di luar Lapas.

Terungkapnya aktivitas WOK tersebut bermula dari penangkapan dua orang penyalahguna narkotika oleh Tim Opsnal Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. Pelaku yang ditangkap berinisial BAIS (40) serta seorang perempuan berimisial SIV.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto mengatakan, penangkapan dilakukan Jumat (30/4/2021) lalu di RT 07 Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan, kota Jambi.

Dari penangkapan tersebut, Mulia mengatakan berhasil diamankan barang bukti berupa 2 bungkus ukuran sedang yang diduga narkotika jenis shabu, 1 bungkus ukuran sedang pertama berisi 5 paket yang diduga narkotika jenis shabu, 1 bungkus ukuran sedang kedua berisikan 4 plastik kecil yang setiap plastiknya berisikan 2 paket diduga narkotika jenis shabu, dan 1 buah timbangan digital.

"Barang bukti ditemukan dalam kantong plastik bening yang disembunyikan dalam bekas bak air di depan kamar. Dalam bekas bak air itu juga ditemukan satu buah alat hisap sabu," kata Mulia, Minggu (2/5/2021).

Dari hasil pemeriksaan diketahui jika tersangka BAIS memesan narkotika kepada WOK pada 28 April 2021. Keduanya berkomunikasi dengan menggunakan ponsel

“Barang haram ini diantar dan ditinggalkan di semak-semak yang dibungkus dalam kotak rokok," ujar Mulia.

Ditambahkan Mulia, sebelumnya WOK kemudian menyuruh BAIS untuk mentransfer uang Rp 5 juta menggunakan BRI Link. Setelah uang ditransfer, BAIS diarahkan untuk mengambil yang diduga narkotika jenis sabu di daerah Paal VIII, yang disembunyikan dalam kotak rokok dekat semak-semak.

“Tersangka BAIS mengakui bahwa uang sejumlah 700.000 yang ditemukan oleh tim opsnal didalam dompetnya adalah hasil penjualan sabu-sabu,“ sebut Mulia.

Sementara itu, menurut pengakuan tersangka SIV, dirinya memakai narkotika jenis sabu yang diberikan oleh tersangka BAIS.

Guna proses lebih lanjut, saat ini kedua pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolda Jambi.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments