Sabtu, 23 Oktober 2021

Hilang Semalam, Tangan Abdul Ditemukan

Diduga Korban Tabrak Lari, Polisi Periksa CCTV

Rabu, 09 Juni 2021 | 10:44:17 WIB


Potongan tangan yang berhasil ditemukan
Potongan tangan yang berhasil ditemukan / Novri/Metrojambi.com

JAMBI - Warga Kota Jambi dihebohkan oleh penemuan potongan tangan manusia di kawasan Paal 10,  Kenaliasam Bawah, Kecamatan Kotabaru, tepatnya di depan dealer Toyota, Selasa (8/6). Belakangan diketahui, potongan tangan tersebut adalah milik Abdullah, korban tabrak lari.

Abdullah (27), warga Desa Lopakaur, Kecamatan Pemayung, Kabupaten  Batanghari, menjadi korban tabrak lari sekitar pukul 23.00 WIB, Senin (7/6). Malam itu, Abdul seorang diri mengendarai  sepeda motor  BH 3848 ND.

Dia masih kritis di RS Erni Medika di Talangbakung. Sri Wahyuni (19), adik Abdul yang ditemui di RS Erni Medika, mengatakan bahwa kakaknya kecelakaan dalam perjalanan menuju rumah temannya. “Kecelakaan di depan dealer Toyota, tangannya putus,” ungkap Sri.

Malam kejadian, kata dia, keluarga dan warga sempat mencari potongan tangan kakaknya, namun tidak ditemukan. “Tadi sore saya dapat kabar dari media sosial dan satpam dealer, bahwa potongan tangan tersebut sudah ditemukan,” katanya.

Diketahui, tangan Abdul terpotong dari atas siku ke jari-jari. Saat ditemukan, darahnya sudah mulai mengering, dan seperti bekas terpotong benda tumpul. 

Erni menceritakan, kakaknya masih dirawat di ruang ICU dan belum sadarkan diri. “Kepala dijahit, leher digip dan diperban,” jelasnya.

Sampai tadi malam, belum diketahui siapa yang menabrak sepeda motor Abdul hingga mengakibatkan dia luka parah dan putus tangan. “Kalau menurut warga, abang saya korban tabrak lari. Tadi ada petugas datang dan berjanji akan mengecek CCTV di lokasi kejadian,” katanya.

Sri mengatakan, usai kecelakaan kakaknya sempat dilarikan ke RS Abdul Manap sebelum dirujuk ke RS Erni Medika. “Masuk ke RS Erni siang tadi dan baru saja sore pukul 16.00 WIB menjalani operasi,” ungkapnya.

Kasatlantas Polresta Jambi Kompol Doni membenarkan adanya kecelakaan tersebut. “Kita masih mengumpulkan informasi dan saksi-saksi di lokasi kejadian,” ungkap Doni. Karena korban masih kritis, kata dia, maka belum bisa diminta keterangan.

Polisi, kata dia, masih terus mencari bukti-bukti di lokasi kejadian. “Saya perintahkan anggota untuk cek CCTV di lokasi dan minta keterangan saksi-saksi,” katanya.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments