Jumat, 30 Juli 2021

PT Reki Rugi Rp 800 Juta

SAD Surati Bupati Batanghari, Minta Ketegasan

Senin, 21 Juni 2021 | 07:28:44 WIB


Salah satu bangunan milik PT Reki yang dirusak warga
Salah satu bangunan milik PT Reki yang dirusak warga / dokumentasi - Metrojambi.com

JAMBI - Pasca diserang massa pada Rabu (16/6), suasana di kawasan PT Restorasi Ekosistem Indonesia (Reki) di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, tak lagi bergejolak. Sekelompok Suku Anak Dalam (SAD) mendesak pemerintah bertindak tegas terhadap para pelaku.

Juru bicara PT Reki Hospita Yulima yang dihubungi Metro Jambi, Minggu (20/6) malam, menyatakan bahwa pasca perusakan, pembakaran dan penculikan, suasana mulai kondusif. Karyawan PT Reki lainnya menginformasikan, aktivitas di basecamp juga mulai normal.

Baca juga : Polisi Siap Proses Hukum 

“Penjagaan oleh aparat kepolisian sudah dikurangi,” ujar staf yang enggan namanya disebutkan ini. Sebelumnya dilaporkan, menyusul insiden Rabu lalu, suasana cukup mencekam dan hampir semua staf diminta bersiaga penuh. 


Penulis: chy/mrj
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj



comments