Sabtu, 25 September 2021

Al Haris Kurban untuk Para Mantan Gubernur

Rabu, 21 Juli 2021 | 08:03:22 WIB


Gubernur Jambi Al Haris
Gubernur Jambi Al Haris /

 JAMBI - Mematuhi imbauan penerapan protokol kesehatan Covid-19, Gubernur Jambi Al Haris memilih tidak Salat Idul Adha 1442 H di Masjid Agung atau lapangan. Haris menggelar Salat Idul Adha di Masjid Az-Zikra dalam Komplek Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (20/7).

Usai salat, Gubernur menyaksikan pemotongan hewan kurban yang juga dilakukan di komplek Rumah Dinas Gubernur. Hadir pula Wakil Gubernur H Abdullah Sani, Sekretaris Daerah H Sudirman dan para kepala OPD serta pegawai rumah tangga.

“Idul Adha kali ini masih dalam masa pendemi Covid-19. Walaupun begitu, kita tetap melaksanakan pemotongan hewan kurban, dan sebelumnya melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Az-Zikra di komplek rumah dinas ini,” ujar Al Haris.

Di menjelaskan, penyerahan daging kurban dilakukan langsung panitia ke rumah-rumah masyarakat yang berhak menerimanya agar tidak menimbulkan kerumunan guna menghindari penyebaran covid 19.

Al Haris menjelaskan, kurban kali ini didedikasikan kepada para orang tua dan mantan pemimpin Jambi yang sangat berjasa bagi daerah ini. Di antaranya, mantan Gubernur Abdurrahman Sayuti, Masjchun Sofwan, Zulkifli Nurdin, H Abdul Manap, HM. Syukur dan guru Helmi Abdul Majid.

Sebelumnya, Senin (19/7), Al Haris menyerahkan hewan kurban kepada pengurus Masjid Agung Al Falah Kota Jambi. Dia menyerahkan seekor sapi berukuran besar yang langsung diterima oleh panitia kurban di Masjid Seribu Tiang itu.

“Saya berharap sapi ini dapat berguna dan tolong disalurkan secara tepat sasaran,” ujar dia.

Sebelum itu, Gubernur juga menyerahkan sapi kurban dari Presiden Joko Widodo di Masjid Al Munawwarah Perumnas Griya Aur Duri Indah, Telanaipura. Dijelaskannya, sapi yang diserahkan berjenis Simental dengan berat hampir 1 ton.

“Ini adalah sapi kurban dari Bapak Presiden Jokowi yang dikirim ke Jambi untuk Masjid Al Munawwarah Kompleks Aur Duri ini,” kata Al Haris

Gubernur meminta pembagian daging kurban dengan memperhatikan protokol kesehatan.

“Walaupun sedang Covid, tetap saja kurban kita lakukan. Pembagian dagingnya diperhatikan agar tidak berkerumun, masker tetap dipakai dan selalu mencuci tangan. Bila perlu antar ke rumah warga yang memerlukan,” pungkasnya.


Penulis: Achy
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj


TAGS:


comments