Sabtu, 25 September 2021

Banyak Temuan BPK di Tanjabbar, Pengembalian Masih Minim

Senin, 26 Juli 2021 | 12:05:43 WIB


Kepala Inspektorat Tanjabbar , Encep Jarkasih
Kepala Inspektorat Tanjabbar , Encep Jarkasih / Eko Siswono/Metrojambi.com

KUALATUNGKAL - Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) Republik Indonesia Perwakilan Jambi, nilai temuan di Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) tahun 2020 mencapai sekitar Rp 3 miliar.

Namun dari keseluruhan temuan tersebut, pengembaliannya masih sangat minim, baru sekitar Rp 200 juta.

Kepala Inspektorat Tanjabbar Encep Jarkasih mengakui di Tanjabbar pada tahun anggaran 2020 banyak temuan baik itu secara administrasi maupun temuan dalam bentuk pekerjaan atau yang lainnya.

"Kalau temuan ada, ada yang fisik ada yang administrasi," kata Encep.

Hanya saja, saat ditanya berapa jumlah temuan yang ada di Tanjabbar oleh BPK, Encep tidak bersedia menyebutkan secara detail. "Sekitar itu (Rp 3 miliar, red)," ujarnya.

Saat ditanya dari total temuan itu berapa yang sudah dikembalikan oleh pihak ketiga. Encep menyebut masih di angka ratusan juta. "Kalau tidak salah tiga atau dua ratusan baru," kata Encep.

Dikatakannya lagi, dari temuan itu kebanyakan kelebihan bayar dan kekurangan volume pekerjaan yang terjadi pada pembagunan fisik. "Masih fisik ya, ada kelebihan dan kekurangan," ujarnya.

Untuk temuan terbanyak ada di Dinas PUPR, kemudian Dinas Perkim. Encep mengatakan pihaknya terus berupaya untuk mengembalikan temuan tersebut.

Nanti kita bahas, tetap kita upayakan pengembaliannya," tandasnya.


Penulis: Eko Siswono
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments