Sabtu, 23 Oktober 2021

Dinas LHP Tebo Beri Sanksi Administrasi ke PT RAU

Rabu, 25 Agustus 2021 | 11:46:20 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

MUARATEBO - Pasca inspeksi mendadak (Sidak) oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (LHP) dengan Komisi III DPRD Kabupaten Tebo, PT Rigunas Agri Utama (RAU) dikenakan sanksi administratif.

Berdasarkan hasil temuan di lapangan ketika sidak, Wakil Ketua DPRD Tebo, Syamsurizal meminta perusahaan diberikan sanksi dan membuat surat pernyataan.

Kepala DLHP Tebo, Eko Putra mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti apa yang disampaikan Wakil Ketua II DPRD Tebo tersebut.

"Kita akan buat berita acara hasil sidak lalu, dan meminta perusahaan segera membuat surat pernyataan kesanggupan tidak akan mengulangi kembali kejadian seperti ini," kata Eko, Selasa (24/8).

Eko menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi administratif dalam bentuk surat teguran. "Ini kita lakukan sesuai amanah undang-undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Undang Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Lapangan Kerja yang tertuang pada pasal 82B ayat (2) dan ayat (3) serta Pasal 82C ayat 1," katanya.

Pantauan di lapangan saat mengecek beberapa lokasi, ditemukan adanya limbah cair menggenang di salah satu lokasi dan mengalir ke anak sungai Batang Masumay. Temuan ini menimbulkan tanda tanya bagi rombongan Komisi III DPRD dan DLHP Tebo.

Sementara itu, General Manager PT RAU melalui tim ahlinya, Bibit Sembiring menjelaskan bahwa genangan air limbah itu karena lokasi tersebut merupakan areal land aplikasi yang tidak aktif.

Menurutnya, ketika turun hujan, sisa-sisa limbah atau kerak limbah akan terangkat kembali dan terbawa ke areal yang lebih rendah.

Sembiring menyebutkan, pihaknya sudah berencana melakukan perbaikan di areal tersebut. Selain itu pihaknya juga bakal melakukan pembersihan di sepanjang parit yang menggenang. "Kita pastikan tidak ada lagi aliran dari genangan air yang masuk ke badan sungai," ucapnya.

Setelah mendengarkan penjelasan tersebut, Syamsurizal meminta pihak perusahaan membuat surat pernyataan untuk segera melakukan perbaikan. Dia juga minta insiden ini benar-benar menjadi perhatian agar tidak terulang kembali.


Penulis: Suci
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments