Sabtu, 22 Januari 2022

Baru Bebas Asimilasi, Pentolan Geng Motor di Kota Jambi Kembali Ditangkap

Selasa, 31 Agustus 2021 | 16:28:48 WIB


/ ist

JAMBI - Baru saja menghirup udara bebas setelah mendapatkan asimilasi, PJ alias Uncu, warga Lebak Bandung, Kecamatan Kota Jambi kembali ditangkap pihak kepolisian. Remaja berusia 15 tahun itu disebut-sebut merupakan salah satu pentolan geng motor di Kota Jambi yang aksinya kerap meresahkan warga.

PJ ditangkap oleh Tim Tekab Rangkayo Hitam Satreskrim Polresta Jambi yang di-back up Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jambi pada Kamis (26/8) dini hari sekira pukul 00.30 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Handres mengatakan, penangkapan didasarkan pada laporan polisi nomor LP/B- 239/VII/2021/Polresta Jambi/Polda Jambi, tanggal 24 Agustus 2021.

Handres menambahkan, PJ juga merupakan DPO (daftar pencarian orang) Polsek Jelutung berdasarkan laporan polisi nomor LP/B-49/VII/2021/SPKT III, tanggal 31 Juli 2021.

"PJ ini merupakan residivis. Baru keluar dari Lapas karena mendapatkan asimilasi. Setelah yang bersangkutan bebas, langsung ramai lagi anak geng motor," kata Handres, Selasa (31/8).

Dikatakannya lagi, terlinat geng motor hanya kedok saja bagi PJ. "Kedoknya saja geng motor, niatannya menjambret dan merampas handphone, sebut Handres.

Berdasarkan laporan yang masuk ke Polresta Jambi, PJ diketahui melakukan aksinya di depam ruko Perum Villa Kenali, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, dengan barang bukti 1 unit HP Oppo A31 warna hijau putih, 1 unit HP Oppo A7 warna biru, serta sepeda motor Yamaha Z1 dan Honda PCX warna hitam sebagai sarana PJ dan rekannya beraksi.

Kejadian bermula saat korban sedang nongkrong di lokasi kejadian sambil bermain HP. Kemudian melintas rombongan pemuda yang tak dikenal.

Selang beberapa saat rombongan tersebut kembali, kemudian mendatangi korban. Beberapa orang terlihat membawa sajam dan beberapa dari memukul korban secara bersama.

Kemudian korban lari ketakutan dan meninggalkan HP miliknya di TKP. Atas kejadian tersebut korban mengalami sakit bagian leher belakang, serta HP Oppo A7 warna biru, dengan total kerugian sekitar Rp 4 juta.

Handres menyebutkan, penangkapan terhadap PJ alis Uncu bermula dari diamankannya sejumlah anggota kelompol geng motor oleh Polresta Jambi dan Polsek jajaran. Dari pengakuan sejumlah pelaku, diperoleh informasi jika PJ alias Uncu juga terlibat sejumlah aksi geng motor.

"Setelah dilakukan pengembangan PJ berhasil ditangkap di salah satu hotel di Kota Jambi. Selanjutnya pelaku dibawa ke Polresta Jambi guna proses lebih lanjut," kata Handres.

Terkait laporan di Polresta Jambi, PJ dijerat dengan pasal 365 KUHP. Sementara itu untuk laporan di Polsek Jelutung, PJ dijerat dengan pasal 170 KUHP.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments