Minggu, 23 Januari 2022

Subhi Diduga Dapat Rp 1,2 M

Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Pemotongan Insentif Pemungut Pajak

Selasa, 22 Juni 2021 | 08:48:32 WIB


Kasi Intelijen Kejari Jambi Rusydi Sastrawan saat memberikan keterangan pers terkait penetapan Kepala BPPRD Kota Jambi Subhi sebagai tersangka kasus pemotongan dana insentif petugas pemungut pajak
Kasi Intelijen Kejari Jambi Rusydi Sastrawan saat memberikan keterangan pers terkait penetapan Kepala BPPRD Kota Jambi Subhi sebagai tersangka kasus pemotongan dana insentif petugas pemungut pajak / Metrojambi.com

JAMBI - Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi Subhi diduga mengumpulkan Rp 1,2 miliar dari pemotongan dana insentif petugas pemungut pajak. Hal itu terungkap setelah Subhi diumumkan sebagai tersangka oleh Kejari Jambi, Senin (21/6).

“Dalam kurun waktu tiga tahun, hasil pemotongan lebih kurang lebih sebesar Rp 1,2 miliar,” tegas Kasi Intelijen Kejari Jambi Rusydi Sastrawan didampingi Kasi Pidsus Kejari Jambi Irvino Rangkuti.

Baca juga : Selain Subhi, Jaksa Sebut Kemungkinan Ada Pihak Lain yang Terlibat

Subhi ditetapkan tersangka kasus korupsi pemotongan insentif pemungutan pajak 2017-2019. Dia diduga menyalahgunakan wewenang dalam jabatannya selaku kepala BPPRD.


Penulis: ria/nta
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj



comments