Kamis, 21 Oktober 2021

Berbuntut Panjang, Bawaslu Instruksikan Panwaslu Cek Kehadiran Sekda di Acara Adirozal-Ami

Rabu, 20 Desember 2017 | 08:19:43 WIB


Ketua Bawaslu Provinsi Jambi Asnawi
Ketua Bawaslu Provinsi Jambi Asnawi / metrojanbi.com

JAMBI- Kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kerinci, Afrizal HS dalam acara silaturahmi akbar Adirozal-Ami Taher berbuntut panjang. Afrizal ditengarai telah mengakampanyekan pasangan petahana yang akan berlaga di Pilkada 2018 mendatang.

Ketua Bawaslu Provinsi Jambi, Asnawi mengaku telah menerima kabar Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga mendukung salah satu pasangan bakal calon bupati. Menurutnya, jika temuan itu terbukti maka bisa ditindak dengan menggunakan UU ASN.

“Benar, kemarin ada Panwaslu Kerinci konsultasi. Jika terbukti bisa ditindak menggunakan UU ASN,” ujarnya, Selasa (19/12) kemarin.

Asnawi mengatakan, keterlibatan ASN dalam pesta demokrasi daerah ini bukanlah barang baru. Pada Pilkada Muaro Jambi, pihaknya juga menangani temuan keterlibatan ASN yang akhirnya ditindaklanjuti.

“Dulu di Muarojambi juga pernah. Ada buktinya, kita rekomendasikan ke komisi ASN,” katannya.

Asnawi menjelaskan, keterlibatan ASN dalam Pilkada memang mendapatkan perhatian lebih. Karena ASN tidak boleh terlibat dalam dukung mendukung bakal atau pasangan calon.

“Walupun belum ditetapkan calon tetap tidak boleh. Karena dukung mendukung itu tidak boleh dilakukan ASN,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya meminta agar Panwaslu Kerinci segera mengumpulkan bukti-bukti temuan di lapangan. Kemudian melakukan klarifikasi dan kajian untuk memastikan sejuah mana kebenaran temuan tersebut.

“Kita minta Panwas segera mengumpulkan bukti dan melakukan klarifikasi. Jika ini temuan maka harus diproses,” bebernya.

Terkait kemungkinan sanksi, mantan Komisioner KPU Muarojambi ini menyebutkan semua itu merupakan ranahnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pihaknya hanya mengeluarkan rekomendasi seusai dengan kajian yang dilakukan secara internal.

“Sanksi itu ranahnya Kemendagri, kita hanya merekomendasikan. Artinya tinggal lembaga yang bersangkutan, bisa saja penundaan kenaikan pangkat,” kata Asnawi.


Penulis: Khusnizar
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments