Kamis, 21 Oktober 2021

Sambangi Jambi, Hidayat Nurwahid: PKS Fokus Berdakwah di Bidang Politik

Rabu, 20 Desember 2017 | 10:13:24 WIB


Hidayat Nur Wahid saat berkunjung ke DPW PKS Provinsi Jambi, Selasa (19/12/2017)
Hidayat Nur Wahid saat berkunjung ke DPW PKS Provinsi Jambi, Selasa (19/12/2017) / Khusnizar

JAMBI - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Dr. H. Hidayat Nurwahid, MA, hari ini (19/12) bersilaturahim ke Kantor DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jambi. Dalam kunjungan yang terkesan mendadak itu, tokoh sentral PKS tersebut bertemu dengan 400 kader yang sabar menantinya sejak ba'da Dzuhur.

Salah satu pendiri PKS ini berkenan menyampaikan arahan (taujih) kepada kader yang berkumpul di aula DPW PKS. Dalam taujihnya sosok yang sering disebut Ustadz HNW itu mengatakan, PKS ingin fokus berdakwah di bidang politik, berpartisipasi dalam memperbaiki keadaan negeri.

"Kader-kader PKS harus selalu menjadikan Rosuulullah shallallaahu'alayhi wasallam sebagai qudwah (contoh teladan) dalam berpolitik," ujarnya.

Dalam Pemilu 2019 nanti kata politisi senior ini, tidak ada kata tawadhu' (rendah hati) sehingga selalu mengalah dari kandidat partai lain. Yang ada kata dia, adalah fastabiqul khoirot (berlomba-lomba dalam kebaikan).

"Indonesia yang ingin kita wujudkan adalah Indonesia yang hasanah fid dunya wal akhiroh (baik dalam urusan dunia, baik pula dalam urusan akhirat)," katanya.

"PKS ingin menghadirkan masyarakat yang madani (damai dalam kemajemukan) bukan masyarakat yang meudeni (menakutkan, bhs.Jawa)," lanjut doktor bidang Aqidah lulusan S3 King Saud University tersebut.

Aqidah Islam itu aqidah yang menyapa, yang merakyat, yang tidak suka menyudutkan. Seluruh kader harus punya kemampuan untuk berkomunikasi secara lebih luas. Jangan eksklusif. Berperanlah di tengah masyarakat," nasehat HNW kepada seluruh kader yang hadir.

HNW juga mengatakan, jangan mendikotomikan (mengkotak-kotakkan) kebaikan. Jangan membid'ahkan apa-apa yang sudah dianggap baik oleh masyarakat. Sebagai Muslim, hendaknya semua jenis kebaikan kita kerjakan.

Jika kita tidak mungkin menyatukan semua potensi ummat lanjutnya, maka minimal meng-ukhuwwahkan. "Itulah yang terjadi baru-baru ini di momentum 212, reuni 212, dan 1712 di Lapangan Monas. Kita berusaha menjaga ukhuwwah dengan semua komponen bangsa," ungkap mantan Presiden PKS ini.

"Rosuulullah shallallaahu 'alayhi wasallam telah mencontohkan, beliau tidak merubah bentuk Ka'bah walaupun sangat ingin mengembalikannya ke bentuk Ka'bah semula saat dibangun oleh Nabi Ibrahim. Itu semua beliau lakukan demi menjaga ukhuwwah di kalangan kaum Muslim di zaman itu," papar HNW menutup taujihnya.

Pertemuan yang berlangsung sekitar 90 menit itu harus segera diakhiri karena HNW beserta rombongan akan melanjutkan kunjungan ke Bengkulu dan Bangka Belitung. Sejumlah kader tampak memanfaatkan kesempatan untuk berfoto bersama tokoh senior PKS tersebut.


Penulis: Khusnizar
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments