Kamis, 21 Oktober 2021

Ganjal Pakai Tusuk Gigi, Pelaku Beroperasi dengan Modal 51 Kartu ATM

Selasa, 27 April 2021 | 09:50:42 WIB


/ kolase Metrojambi.com

 JAMBI – Kejahatan di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) terus memakan korban. Kali ini modusnya cukup unik, yakni mengganjal kartu ATM dengan tusuk gigi. Dua pelaku dibekuk setelah beroperasi di Kota Jambi dan Kabupaten Bungo. 

Kedua spesialis kejahatan ATM yang dibekuk itu adalah Raden Suhaimi (28) dan Edi Saputra (33). Raden diketahui beralamat di Jalan Cempaka No 19 Kelurahan Jati Waringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, sedangkan Edi warga Jalan Syailendra, RT 13 Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alambarajo, Kota Jambi.

Keduanya dibekuk Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jambi dari dua lokasi berbeda. Raden Suhaimi diamankan pada Kamis (23/4), sekitar pukul 23.30 WIB, saat bermain game online di depan Indomaret Simpangrimbo.

Sedangkan Edi Saputra diamankan pada Minggu (25/4), sekitar pukul 21.30 WIB di Jalan Baru Talang Inuman, Rengascondong, Kecamatan Muarabulian, Batanghari. Penjahat ini dikabarkan mendapat “hadiah” timah panas di kakinya.

Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Kaswandi Irwan mengatakan, kedua pelaku antara lain baru beraksi pada Selasa (20/4) malam. Mereka menggasak uang nasabah dari ATM Bank Mandiri di Alfamart Jalan TP Sriwijaya, Rawasari, Kecamatan Alambarajo.

“Pelaku beraksi dengan menganjal lubang kartu ATM menggunakan tusuk gigi,” jelas Kaswandi, Senin (26/4). Dirincikannya, karena lubang kartu sudah diganjal, maka nasabah yang hendak menarik uang tidak bisa memasukkan kartu ATM-nya.

Salah satu pelaku kemudian pura-pura menawarkan bantuan. Namun, dengan kelihaiannya, pelaku menukar kartu ATM sang korban sambil mencabut tusuk gigi yang sebelumnya mengganjal di lubang ATM.

Maka, selanjutnya kartu ATM yang bukan milik korban itu pun mulus masuk ke dalam mesin ATM. Pelaku lalu meminta korban memasukan PIN seperti biasa. Akan tetapi, karena nomor PIN tidak sesuai dengan kartu, maka korban memasukkan PIN berkali-kali. Pelaku pun berhasil mengintipnya.

Dengan demikian, pelaku mengantongi kartu milik korban dan mengetahui PIN-nya sedangkan korban mengantongi kartu ATM lain yang diketahui sudah rusak. “Selanjutnya, pelaku berhasil menguras uang korban hingga Rp 10 juta,” jelas Kaswandi.

Diketahui, kedua pelaku merupakan spesialis pencurian dengan modus ganjal kartu ATM antar provinsi yang telah beraksi di Provinsi Jambi dan provinsi lainnya. “Di Kota Jambi ada tiga lokasi, terus di Kabupaten Bungo satu lokasi. Pelaku juga beraksi di Jakarta,” jelasnya.

Bahkan, Raden Suhaimi diketahui baru bebas dari Lapas Jakarta terkait kasus serupa.  “Raden baru bebas dari lapas pada Maret lalu, setelah beraksi dengan Edi di Jakarta. Saat penangkapan di Jakarta, Edi berhasil melarikan diri,”jelasnya.

Penyidik menunjukkan sejumlah barang bukti yang diamankan dari kedua pelaku. Di antaranya, kartu ATM Mandiri milik korban, lima buah buku tabungan, handphone merek Oppo 5S, dompet kulit warna coklat dan 51 kartu ATM berbagai bank.

Kedua pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana, dengan ancaman hukuman di atas 7 tahun penjara. 


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments