Kamis, 21 Oktober 2021

Selain Subhi, Jaksa Sebut Kemungkinan Ada Pihak Lain yang Terlibat

Senin, 21 Juni 2021 | 16:28:06 WIB


Kasi Intel Kejari Jambi Rusydi Sastrawan saat memberikan keterangan pers, Senin (21/6)
Kasi Intel Kejari Jambi Rusydi Sastrawan saat memberikan keterangan pers, Senin (21/6) / Metrojambi.com

JAMBI - Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi, Subhi, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi.

Subhi diduga melakukan pemotongan pembayaran dana insentif pemungutan pajak pada Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Jambi dari tahun 2017 sampai dengan 2019.

Kasi Intel Kejari Jambi Rusydi Sastrawan mengatakan, Subhi ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat nomor: print-01/L.5.10/Fd.1/06/2021 Kejaksaan Negeri Jambi.

Baca juga : Subhi Diduga Dapat Rp 1,2 M

Rusydi mengatakan, menyebutkan pihaknya akan melayangkan surat pemanggilan terhadap Subhi untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam waktu dekat.

“Saat berstatus saksi sudah dua kali diperiksa. Kalau diperiksa sebagai tersangka baru akan dijadwalkan dalam Minggu ini,” kata Rusydi, Senin (21/6).

Ditanya soal adalah pihak lain yang terlibat, Rusydi belum bersedia berkomentar. Ia hanya mengatakan nanti semuanya akan dibuka dalam surat dakwaan.

“Tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang ikut terlibat. Untuk saat ini berdasarkan bukti yang ada dan hasil penyidikan, kita akan buka dalam persidangan,” tandasnya.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments