Kamis, 21 Oktober 2021

Cegah Kerumunan, Tim Gabungan Sisir Kawasan Ancol Sarolangun

Minggu, 25 Juli 2021 | 14:06:10 WIB


Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono
Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono / Metrojambi.com

 SAROLANGUN - Aparat gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Sarolangun melakukan penertiban terhadap masyarakat yang abai dalam menerapkan protokol kesehatan.

Kawasan ramai dikunjungi masyarakat menjadi target dalam kegiatan kali ini. Salah satunya adalah kawasan Ancol Sarolangun.

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono mengatakan, penertiban yang dilakukan sebagai bentuk gerakan dalam mensosialisasikan surat edaran dari Bupati.

"Kita tidak melarang masyarakat berjualan, yang kita larang adalah para pembeli yang berkerumun. Itu yang akan kita ingatkan kepada masyarakat pembelinya," ujar Sugeng, Sabtu (24/7) malam.

Sugeng menambahkan, untuk masyarakat agar tidak memakan makanannya ditempat melainkan dibawa kerumah guna mencegah terjadinya kerumunan.

Kapolres menjelaskan, kegiatan penertiban itu juga masih bersifat teguran dan kedepan sesuai kebijakan Pemerintah Sarolangun akan melakukan penindakan.

"Minggu ini masih tetap melakukan imbauan, kita tegur pemilik tempat dan masyarakat yang tidak mematuhi prokes. Nanti kalau sudah ditetapkan adanya denda masyarakat jadi tidak kaget, jangan sampai kita dibilang tidak memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat," katanya.

Sementara itu, dalam kegiatan yang dilakukan malam hari terlihat personil memberi bantuan sembako pada masyarakat terdampak pandemi.

Menerapkan prokes dengan menggunakan masker, diberi sembako berupa beras yang total berjumlah 10 bingkisan diberi kepada pedagang.

"Melalui pemberian bantuan sosial masyarakat, kita memberikan bantuan sosial ini kalau di lihat jumlahnya memang tidak seberapa. Inilah yang menunjukkan bahwa kita memberikan perhatian," ungkapnya.

Selain itu, pemberian bingkisan tersebut juga sesuai dengan arahan presiden yang menganjurkan jajaran menunjukkan perhatian pada masyarakat.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments