Jumat, 27 Mei 2022

Harga Jual Gas 3 Kg Naik, Disperindagkop Sarolangun Duga Ada Permainan Pangkalan

Rabu, 06 Oktober 2021 | 20:25:40 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / dokumentasi - Metrojambi.com

 SAROLANGUN - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Sarolangun mendapat keluhan dari masyarakat tentang adanya kenaikan harga jual gas elpiji 3 Kg.

Kepala Disperindagkop Sarolangun Kasyadi menduga penyebab kenaikan harga jual gas elpiji 3 Kg tersebut merupakan permainan dari oknum pangkalan.

"Beberapa hari ini kami dengar keluhan dari masyarakat bahwa harga gas elpiji 3 Kg sudah mulai naik," kata Kasyadi, Rabu (6/10).

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasyadi mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan ke lapangan bersama Bagian Ekonomi Setda Sarolangun.

"Kita akan turun ke lapangan, sidak pasar. Kita juga akan panggil para agen," ujarnya.

Menurut Kasyadi, kuota dari agen sebenarnya itu mencukupi untuk pengiriman dan harga jual yang terbilang cukup normal. Namun kemungkinan permainan harga terjadi di pangkalan.

"Ada tiga agen di Sarolangun untuk pengiriman normal saja. Kadang yang di pangkalan ini yang bermain," kata Kasyadi.

Selain itu, dalam aturan dijelaskan bahwa setiap agen memiliki harga rata-rata penjualan untuk disalurkan kepada pihak pangkalan dan dilarang menjual dengan harga tinggi.

"Misalkan harga dari agen 15 ribu, pangkalan menjual dengan harga 18 ribu. Sebenarnya itu sudah dapat keuntungan. Kecuali kalau jangakuannya jauh seperti desa yang di dalam tentu ada perbedaan harga, karena ongkosnya juga naik," paparnya.

Kasyadi menjelaskan, dengan pengiriman normal dari agen ke pangkalan seharusnya menjadi upaya pencegahan kenaikan untuk harga jual. "Kalau pengirimannya normal sebenarnya tidak ada alasan untuk pangkalan menaikan harga gas," tandasnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments