Jumat, 27 Mei 2022

BRGM Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan SPKS Revitalisasi Ekonomi

Sabtu, 09 Oktober 2021 | 11:42:58 WIB


Penyerahan SPKS bersama salah satu Masyarakat Peduli Api (MPA).
Penyerahan SPKS bersama salah satu Masyarakat Peduli Api (MPA). / Metrojambi.com- Pratiwi Resti Amalia

JAMBI - Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) melaksanakan sosialisasi serta penandatanganan SPKS kegiatan revitalisasi ekonomi masyarakat dan perbaikan IPG di Provinsi Jambi, Jumat (8/10).

Acara yang digelar di Yello Hotel Jambi tersebut sekaligus verifikasi keuangan dan fisik tahap satu, serta demplot revegetasi di kawasan konservasi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubpokja BRGM Provinsi Jambi Zulfikar Ali, Kapokja Teknik Restorasi BRG RI Agus Yasin, kelompok masyarakat (Pokmas), dan masyarakat peduli api (MPA).

Kapokja Teknik Restorasi BRG RI Agus Yasin menyampaikan, ada tiga kegiatan yang dilaksanakan hari itu.

"Kegiatan ini selama dua hari. Verifikasi pekerjaan termin satu, vegetasi dari Tahura Orang Kayo Hitam, dan Taman Nasional Berbak Sembilan. Kemudian SPKS untuk perbaikan IPG dan SPKS terhadap revitalisasi pembukaan lahan tanpa bakar (PLTB) yang bekerja sama dengan Balai PPI wilayah sumatera yang bekerja sama dengan masyarakat peduli api," terangnya.

Ini dilakukan karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman di lahan gambut. Maka dari itu pihak BRGM mengedukasi masyarakat akan hal ini.  "Terutama masyarakat yang berada di wilayah ekosistem gambut," kata Agus Yasin.

Tujuan dari penandatangan SPKS tersebut, kata Agus Yasin, agar selama tiga bulan ke depan masyarakat peduli api akan diberikan kegiatan berupa revitalisasi ekonomi, edukasi sekolah lapang, pengelolaan adaptif PLTB dan pendampingan fasdes untuk penguatan kelembagaan kelompok dan desa.

"Jadi ke depannya MPA ini mempunyai pendapatan untuk mendukung penanggulangan karhutla secara mandiri," ujarnya.

Sementara itu, Kasubpokja BRGM Provinsi Jambi Zulfikar Ali menjelaskan soal verivikasi keuangan BRGM. Dikatakannya, untuk kucuran tahun ini kepada BRGM di wilayah Jambi sendiri mencapai Rp 7 miliar.

"Verifikasi ini dilakukan karena sangat penting agar lebih akuntable. Agar penggunaan keuangan dalam kegiatan ini sesuai dengan ketentuan," pungkasnya.

Untuk diketahui, sepuluh MPA yang turut menandatangani SPKS tersebut terdiri dari tujuh MPA di Jambi dan tiga di Sumatera Selatan. Untuk MPA Jambi yang tersebar empat di Kabupaten Muarojambi, diantaranya Pulau Mentaro di Kecamatan Kumpeh, MPA Alam Gambut di desa Sponjen, Puding, dan Betung.   Dua MPA di Tanjab Timur, yakni Padan Lagan dan Lagan Ulu. Kemudian di Tanjabbar ada MPA Kelompok Wanita Tani Tunas Muda. Sementara di Sumatera Selatan ada MPA Sinar Medak dan Bromo Sakti di kecamatan Banyu Asin serta MPA Maju Bersama di Kecamatan Sungai Rotan.   


Penulis: Pratiwi Resti Amalia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments