Selasa, 30 November 2021

Pemulihan Ekonomi Daerah Jadi Prioritas RPJMD Provinsi Jambi

Jumat, 10 September 2021 | 09:51:04 WIB


Wakil Gubernur Jambi melakukan penandatanganan berita acara Musrenbang RPJMD Provinsi Jambi tahun 2021-2026 di Swisbell Hitel Jambi, Kamis (9/9/2021). Program pemulihan ekonomi daerah menjadi prioritas dalam RPJMD Provinsi Jambi tahun 2021-2026
Wakil Gubernur Jambi melakukan penandatanganan berita acara Musrenbang RPJMD Provinsi Jambi tahun 2021-2026 di Swisbell Hitel Jambi, Kamis (9/9/2021). Program pemulihan ekonomi daerah menjadi prioritas dalam RPJMD Provinsi Jambi tahun 2021-2026 / Antara/Muhamad Hanapi

 JAMBI - Pemulihan ekonomi daerah menjadi prioritas dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi tahun 2021-2026 dengan meningkatkan pembangunan infrastruktur penunjang dan bantuan keuangan ke daerah.

"Pemulihan dan peningkatan perekonomian daerah menjadi salah satu prioritas pada RPJMD Provinsi Jambi yang di dorong dengan program unggulan yang diberi nama 'Dumisake'," kata Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Tahun 2021-2026, Kamis (9/9).

Program Dumisake yaitu bantuan keuangan untuk kecamatan di Provinsi Jambi, yakni dua miliar satu kecamatan atau dikenal dengan Dumisake. Program unggulan tersebut terdiri dari lima pilar, yakni Jambi cerdas, jambi sehat, jambi tangguh, jambi agamis dan jambi responsif.

Abdullah menjelaskan program Dumisake tersebut dilaksanakan dalam dua mekanisme. Pertama akan dilaksanakan oleh perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Jambi untuk kegiatan yang menjadi kewenangan Provinsi. Dan yang bukan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi akan dilakukan melalui mekanisme bantuan keuangan.

Program yang diharapkan dapat mendongkrak perekonomian daerah lainnya yakni pengembangan kawasan ekonomi baru Sengeti-Tungkal-Sabak atau yang di kenal dengan "Sentusa". Program Sentusa tersebut merupakan program jangka menengah dan panjang yang direncanakan akan dibangun rumah sakit umum daerah, sekolah kemaritiman dan perguruan tinggi di tiga daerah tersebut.

"Dalam jangka pendek program kawasan ekonomi baru Sentusa akan dimulai dengan tahapan-tahapan perwujudannya," kata Abdullah Sani.

Selanjutnya pemerintah provinsi Jambi merencanakan percepatan pembangunan infrastruktur transportasi guna meningkatkan konektivitas dan logistik daerah. Infrastruktur transportasi yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi akan di tangani secara bertahap.

Sedangkan instruktur yang bukan kewenangan pemerintah provinsi akan didorong untuk di fasilitasi oleh Pemerintah Pusat dalam percepatan pembangunannya.

Selain itu pembangunan infrastruktur listrik melalui penggunaan energi terbarukan diharapkan mampu berkontribusi terhadap bauran energi daerah yang ramah lingkungan. Provinsi Jambi memiliki potensi energi terbarukan mulai dari air, geothermal, biomasa dan tenaga surya atau matahari.

Potensi energi terbarukan tersebut akan di dorong menjadi pembangkit listrik yang handal untuk memenuhi kebutuhan energi daerah.

Program yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah lainnya di Provinsi Jambi yakni peningkatan dan pengembangan sektor pertanian, ketahanan pangan, kelautan dan perikanan. Dimana sektor pertanian hingga perikanan tersebut merupakan komoditi unggulan di Provinsi Jambi.

Program prioritas yang akan dilaksanakan antara lain adalah pengembangan Food Estate yang bertujuan untuk memandirikan petani secara makro dan kampung pangan terpadu di tingkat masyarakat.

"Peran penyuluh lapangan akan lebih ditingkatkan untuk peningkatan dan pengembangan sektor pertanian," kata Abdullah Sani.

Musrenbang RPJMD Provinsi Jambi tersebut dilaksanakan di Swisbell Hotel Jambi dengan menghadirkan tiga narasumber dari kementerian. Yakni Sekjen Kemenpan RB, Dirjen Binda Bangda Kemendagri dan Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bapennas RI.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: Antara

TAGS:


comments