Selasa, 16 Agustus 2022

Polresta Jambi Amankan Sepuluh Pemuda Diduga Geng Motor

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:37:47 WIB


/ Metrojambi.com

JAMBI - Tim Tekab Rangkayo Hitam Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Jambi mengamankan sepuluh orang pemuda diduga kelompok geng motor yang meresahkan warga.

Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi mengatakan, diamankannya sepuluh pemuda tersebut merupakan tindak lanjut dari dua laporan yang diterima Polresta Jambi.

Eko menyebutkan, lima orang dengan inisial BJ, TA, MD, LP dan L diamankan terkait laporan tanggal 20 Agustus 2021, dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Perumahan Villa Kenali, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Adapun lima orang lainnya dengan inisial EY, HS, FB, MP, dan AB diamankan terkait laporan tanggal 18 Oktober 2021 dengan TKP di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

"Dari sepuluh orang yang kita amankan tujuh diantaranya masih di bawah umur. Ada yang berstatus pelajar, ada juga yang sudah dikeluarkan dari sekolah," kata Eko, Senin (25/10).

Eko menerangkan, kelompok pemuda diduga geng motor tersebut beraksi selalu berpindah pindah dengan sasaran rata-rata pengendara roda dua. Sebelum beraksi kelompok pemuda tersebut terlebih dahulu mengonsumsi minuman keras.

"Mereka beraksi dalam pengaruh minuman keras. Mereka mencari sasaran secara acak. Jika di jalan menemukan sasaran, langsung dihentikan lalu barang-barang seperti handphone dan uang dirampas," beber Eko.

Ditambahkan Eko, kelompok pemuda diduga geng motor tersebut juga tidak segan-segan melakukan kekerasan dan melukai korbannya dengan senjata tajam, jika tidak mau memberikan barang berharga mereka.

Eko menyeburkan, sejauh ini diketahui ada dua orang yang menjadi korban, dan harus mendapatkan perawatan karena dianiaya dengan senjata tajam.

"Mereka melakukan ini karena faktor ekonomi dan untuk senang senang saja, untuk minum minuman keras," tutup Kapolres.

Akibat perbuatannya, semua tersangka terancam pasal 365 KHUP tentang tidak pencurian dan kekerasan.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments